[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dalam ibadah Akhir Tahun Gerejawi sekaligus peringatan kehidupan yang kekal. Harapan kita bersama, damai sejahtera dari Tuhan yang hadir di tengah persekutuan kita dalam ibadah ini. Dengan penuh sukacita mari menyapa kiri kanan kita masing-masing, sambil mengatakan. Shalom!
Jemaat : Shalom!
Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!
Jemaat : RohNya menyertai saudara!
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 282

Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...
"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"
Jemaat : Amin!
Liturgos : Barangsiapa menangis akan dikenakan pakaian putih yang demikian, Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya. HALELUYA!
Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
"Ya Yesus Kristus, Tuhan dari orang yang hidup dan yang mati. Hidup atau mati kami adalah milik-Mu. Walaupun kami berjalan di bawah lembah kekelaman kami tidak gentar, karena Engkau menyertai kami; maut atau kubur tidak dapat lagi menahan kami karena Engkaulah Tuhan yang menyelamatkan kami. Kini kami datang memohon kepada-Mu: Kami menyerahkan roh dan tubuh kami karena hidup ataupun mati Engkaulah yang empunya kami. Tuntun dan tolonglah kami dengan pengorbanan-Mu supaya kami memperoleh hidup yang kekal, oleh karena Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, yang hidup dan memerintah bersama dengan Engkau dan dengan Roh Kudus, Amin!" Jemaat duduk kembali
Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 273




Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari 1 Samuel 2 : 7-10
8 Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab TUHAN mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan.
9 Langkah kaki orang-orang yang dikasihi-Nya dilindungi-Nya, tetapi orang-orang fasik akan mati binasa dalam kegelapan, sebab bukan oleh karena kekuatannya sendiri seseorang berkuasa.
10 Orang yang berbantah dengan TUHAN akan dihancurkan; atas mereka Ia mengguntur di langit. TUHAN mengadili bumi sampai ke ujung-ujungnya; Ia memberi kekuatan kepada raja yang diangkat-Nya dan meninggikan tanduk kekuatan orang yang diurapi-Nya."
Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 285:1

Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...
Kita berdoa, "Ya Tuhan Allah yang bertakhta di dalam Kerajaan Sorga. Hari ini kami sungguh-sungguh bersyukur karena Engkau masih mengizinkan kami menikmati anugerah-Mu. Kami menyadari, bahwa Engkau adalah sumber kehidupan kami dan pada akhirnya akan kembali kepada-Mu jua. Namun, dalam realitanya kami sering melupakan Tuhan dengan menganggap bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kami, oleh karena kekuatan dan kemampuan kami sendiri. Kami sering menyia-nyiakan kesempatan yang Engkau beri bagi kami untuk berkarya sesuai dengan kehendak-Mu. Hidup kami dikendalikan oleh keinginan daging yang justru akan membawa kami kepada maut. Kami ingin hidup kami dikendalikan sepenuhnya oleh kuasa-Mu melalui Roh Kudus. Untuk itu dengan segala kerendahan hati dan penyesalan yang sungguh, kami datang bersembah sujud ke hadirat-Mu yang kudus, untuk memohon pengampunan dosa. Oleh karena itu kami mengharapkan pengampunan yang dari pada-Mu ya Tuhan, karena kasih-Mu di dalam Tuhan kami Yesus Kristus, sehingga akhirnya kami layak disebut anak-anak-Mu."
Liturgos : Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... (Jemaat berdoa dalam hati sambil diiringi musik instrumental)
Liturgos : "Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"
Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!
Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!
Liturgos : Jemaat duduk kembali!
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Wahyu 14 : 12-13
13 Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."
Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)
Jemaat : AMIN!
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)
Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!
[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]
Liturgos : Jemaat duduk kembali!
Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa... [Doa Pembuka Khotbah]
Pengkhotbah : Sebelum membaca nats Alkitab, marilah kita mendengarkan jumlah yang lahir dan meninggal selama setahun...[Membaca jumlah yang lahir dan meninggal dalam setahun]
- Yang Lahir
- Laki-laki: 31 orang
- Perempuan: 27 orang
Jumlah: 58 orang - Yang Meninggal dunia
- Dewasa: 30 orang
- Anak-anak: 4 orang
Jumlah: 34 orang
Pengkhotbah : Jemaat diundang berdiri... Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat nomor 281:1

[Pembacaan Alkitab dari Roma 14:7-9]
8 Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.
9 Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup.
Pengkhotbah : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 281:2

[Pembacaan Alkitab dari I Korintus 15:54b-57]
55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"
56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.
57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
Pengkhotbah : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 281:3

- Pembacaan nats Alkitab dari Maleakhi 3 : 13-18 [Nats Khotbah]
13 Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?"
14 Kamu berkata: "Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?
15 Oleh sebab itu kita ini menyebut berbahagia orang-orang yang gegabah: bukan saja mujur orang-orang yang berbuat fasik itu, tetapi dengan mencobai Allahpun, mereka luput juga."
16 Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."
17 Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.
18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya. - Pemberitaan Firman
- Ayat hafalan dikutip dari Maleakhi 3 : 17
Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.
- Doa penutup khotbah
Pengkhotbah : Kita berdoa, "Ya Allah Bapa kami yang Mahakasih. Kami bersembah sujud kehadirat-Mu. Engkau telah memberikan perhentian kepada mereka yang telah berjuang melawan dosa, dan Engkau menganugerahkan umat-Mu untuk melahirkan anak-anak demi melihat kemuliaan-Mu. Tolonglah kami yang masih hidup di dunia ini, supaya kami dapat mempergunakan seluruh hidup kami untuk mempersiapkan diri, memasuki hidup kekal bersamaTuhan, Amin! (Jemaat duduk kembali)
Pengkhotbah + Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4 "DI HATI KAMI TUHAN"

Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:
- Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
- Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
- Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.
Jemaat dipersilahkan duduk.
WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)
Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 278




Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"
Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.
Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:
- TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
- TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
- TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!
Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 278 : 3


Pengkhotbah : Shalom!!!
Jemaat : Shalom!!!















Tidak ada komentar:
Posting Komentar