SELAMAT DATANG, SELAMAT BERIBADAH DI GEREJA BNKP PADANG >>> 1. KEBAKTIAN PAGI JAM 08.00 WIB (BAHASA INDONESIA) - 2. KEBAKTIAN SIANG JAM 10.30 WIB (BAHASA NIAS) - 3. KEBAKTIAN SORE JAM 18.00 WIB (BAHASA INDONESIA) >>> Kebaktian Remaja Jam 13.00 WIB >>> Sekolah Minggu : Pagi Jam 08.00 WIB dan Siang Jam 10.30 WIB
Gambar 1
Pdt. Föna'aro Halawa, S.Th
Gambar 2
Petugas Kebaktian Pagi 15 Maret 2026
Gambar 1
Praeses 44 BNKP
Gambar 2
Petugas Kebaktian Siang 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Pagi 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Pagi 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Siang 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Siang 15 Maret 2026
Gambar 3
Organis, Songleader dan Multimedia 15 Maret 2026 | 08.00 WIB
Gambar 3
Organis, Songleader dan Multimedia 15 Maret 2026 | 10.30 WIB

26 Juli 2026 (Bahasa Indonesia)

26 Juli 2026

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dan salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, “Shalom!”

Jemaat : Shalom!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 62

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : "Aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. dan mereka berseru, seorang kepada yang lain, katanya: ""Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya! (Yesaya 6: l b, 2a, 3). HALELUYA!"

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
"Ya Allah kami, Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus! Kami mengucapkan terima kasih pada-Mu, karena Tuhan menjadikan, menyelamatkan dan menguduskan kami melalui kasih-Mu. Lindungilah kami dari mara bahaya dan pencobaan, hiburlah kami pada waktu kesusahan, tuntunlah kami, bila kami tersesat, pimpinlah kami sampai akhir hidup kami agar kami masuk ke dalam kerajaan-Mu. Di sanalah kami memuji Tuhan dalam hati dan perkataan yang baru, oleh karena Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, yang hidup dan memerintah bersama dengan Engkau dan dengan Roh Kudus. AMIN!" Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 353

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Keluaran 19 : 1-6

1 Pada bulan ketiga setelah orang Israel keluar dari tanah Mesir, mereka tiba di padang gurun Sinai pada hari itu juga.
2 Setelah mereka berangkat dari Rafidim, tibalah mereka di padang gurun Sinai, lalu mereka berkemah di padang gurun; orang Israel berkemah di sana di depan gunung itu.
3 Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan TUHAN berseru dari gunung itu kepadanya: "Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub dan kauberitakan kepada orang Israel:
4 Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.
5 Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.
6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 285:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Tuhan, Allah kami yang Mahabesar dan Mahakasih. Kami orang berdosa ini menyadari bahwa kami tidak sepantasnya menghadap hadirat-Mu oleh karena dosa-dosa kami. Kami sering melanggar titah-Mu, baik dalam pikiran, maupun dalam ucapan dan perilaku kami setiap hari. Kami tidak sanggup membilangi dosa-dosa kami, dan tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Mu ya, Tuhan."

Liturgos : Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... (Jemaat berdoa dalam hati sambil diiringi musik instrumental)

Liturgos : "Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Demikianlah firman Tuhan: Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu, seperti kabut diterbangkan angin, dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau. (Yesaya 44:22). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Markus 4 : 30-34

30 Kata-Nya lagi: "Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya?
31 Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.
32 Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya."
33 Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka,
34 dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari Roma 8 : 26-30
  2. 26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
    27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
    28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
    29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
    30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari Roma 8 : 28
  5. Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 442

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 442 : 3

Pengkhotbah : Shalom!!!

Jemaat : Shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

26 Juli 2026 (Bahasa Nias)

26 Juli 2026

[Tedöni dorosi, möi ndra sohalöwö bakha ba gosali, ba lahalö wangahono dödö banua niha Keriso ba wangondrasi ba ba wasumangeta khö Lowalangi]

FANGOWAI BA FOGAONI

FANGOWAI
Liturgos : Ya’ami banua Zo’aya, Ya somuso tödö ba sowuawua tödö ami ba we’amöi föna Keriso ma’ökhö andre, ma’owai ami fefu, Ya’ahowu!

Jemaat : Ya'ahowu!

Liturgos : Yafao-fao khömi Lowalangi!

Jemaat : Ya fao khöu Geheha-Nia!

FOGAONI
Liturgos : Da ta’owuawua’ö dödöda wangondrasi Yehowa, da ta’omusoi’ö dödöda ba wamalua fasumangeta khö Lowalangi. Tasuno Ia, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 193

  1. Hiza, Yesu, sangefa’ö, fefu ngawalö zala.
    Da tatehe, ya Muhaogö, gera’era dödöda.
  2. Andrö wa no möi ba khöda, Nono Lowalangida.
    Ba tobali Ono Niha, simane göi ya’ita.
  3. Falalini gera’era, ba röi lala sabila.
    Ta’ondrasi Zangefa’ö, ba tasöndra wangefa.

FANGA’ARO’Ö WA’OWULO (VOTUM)
Liturgos : Da tahonogö dödöda ba wariawösa, ba ba wa ha sambua khö Lowalangi, muzizio zato. No owulo ita ba da’e, ba döi Lowalangi Ama, ba ba döi Nono-Nia Yesu Keriso, ba ba döi Geheha Ni’amoni’ö. Fangorifida ha ba döi Yehowa si no momböi banua si yaẅa awö danö!

Jemaat : Yaduhu!

Liturgos : Ba u’ila Zo’aya, sidadao ba dadaoma sebua, si no alawa: anönö gosali ahe mbaru-Nia. Serafi föna-Nia, önö gafi zamösa. Dua mbalubalu mbawa ba dua mbalubalu gahe ba dua ba wehombo. Ba faoma lamanemane we’ao khö nawöra: Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö Yehowa ngahönö andrö; no anönö lakhömi-Nia guli danö ma’asagörö. (Yesaya 6:1b, 2-3) HALELUYA!

Liturgos : Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi Ama, Ono ba Eheha Ni’amoni’ö. Möiga mangalulu ba wangandrö saohagölö me no örorogö, ö’orifi, ba öbohouniga fa’omasi-Mö andrö. Ma’andrö khö-U, tohugö wa’ebua dödö-U khöma, rorogöga ba ngawalö de’ala, efa’öga ba wanandraigö, rara dödö ba ngawalö gabula dödö, tundreheni fa böi alau ndra’aga. Fatöröga ba zomasi Ndra’ugö irugi gamozua, fa makhamö nahia ba zi so Ya’ugö. Si lö mo’aetufa nisuno ba nifolakhömi Ndra’ugö, awö Zo’aya ya’aga Yesu Keriso ba Eheha Ni’amoni’ö, Yaduhu!" Mudadao Zato

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 194

  1. Fuli’ö, fuli’ö, mabaloi ndra’ugö.
    Ena’ö fao ita, we’amöi khö Nama.
    He talifusö, fuli, fuli’ö ba, fuli, fuli’ö ba.
  2. Fuli’ö, fuli’ö, röi ni’isö dödö.
    Solohe ya’ugö, ba lala safökhö.
    He talifusö, sökhi, öfuli’ö, sökhi, öfuli’ö.
  3. Fuli’ö,fuli’ö, me so Zangefa’ö.
    Ya’ia Zo’aya, si mate ba röfa.
    He talifusö, sökhi, öfuli’ö, sökhi, öfuli’ö.

FOMBASO TAROMALI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIFÖFÖNA)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura II Moze 19 : 1-6

1 Tõlu wawa aefa ira ba danõ Miserayi; me luo da’õ sibai, ba larugi danõ si mate Sina’i.
2 No laheta ira ba Rafidi, ba larugi danõ si mate Sina’i; ba molombase ira ba danõ si mate. Ba gamaudu hili andrõ labe’e golombasewa Iraono Gizeraëli.
3 Ba me no mõi miyawa Moze khõ Lowalangi, ba humede khõnia Yehowa moroi ba hili yawa, imane: Da’õ niwa’õu ba ma’uwu Yakobo, da’õ ni’ombakha’õu ba Ndraono Gizeraëli:
4 No mi’ila nilaugu ba Ndrawa Miserayi; wa no u’ohe ami, amaedola ba dete gafi moyo, wa ba da’e urugi wolohe ya’ami, khõgu.
5 Ba na edõna sa’ae ami mifondrondrongo ligu, ba na lõ olifu ami gamakhoitagu andrõ ba tána khõgu ami, moroi ba niha bõ’õ fefu; me no khõgu guli danõ ma’asagõrõ. 6 Ba õri ere ami khõgu, soi ni’amoni’õ! Da’õ niwa’õu ba Ndraono Gizeraëli.

Si manö daroma Li Lowalangi, da tatema’ö faoma sinunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 20 : 1

FANGANDRÖ FANGEFA HORÖ
Liturgos : Ya’ami ira talifusö, Na taŵa’ö lö horöda, ba talimo ita, ba si duhu lö’ö ba dödöda. Na ta’ombakha’ö horöda, ba lö faröi Ia, ba no satulö Ia, fa I’efa’ö khöda horö andrö, Ihaogö ita, awö wa Iheta fefu zi lö atulö. Andrö da möi ita föna Lowalangi si fao fangidengide’ö ba wangombakha horöda, muzizio zato.
Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi, si lö ambö fa’abölö, ba si no fahöna fa’omasi. Mafaduhu’ö wa tenga sinangea ndra’aga tanö föna-Mö, me no fahöna horö si no mafalua i’otarai iraono ndra’aga, he ba wehedema, era’era dödöma, awö gamuatama si lö faudu ba daroma Li-Mö. Andrö möiga khö-U ba wangandrö fa’ahakhö dodo-U, ena’ö ö’efa’ö khöma horöma andrö, si no mafalua, irege sohahau tödö ndra’aga wanohugö fekolima ba zi so fönama si faudu ba zomasi Ndra’ugö. Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu!"

Liturgos : Mangandrö ba dödö zamösana föna Lowalangi… (Mangandrö zamösana sambil diiringi musik instrumen)

Liturgos : Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu! “NA UBINI’Ö HORÖGU KHÖ YESU”

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 224 : 1

Liturgos : Utayaigö golalöwamö, si mane lawuo, awö horöu, si mane sau. Tema fuli’ö khö-Gu, me no U’orifi ndra’ugö” (Yesaya 44:22) Lakhömi khö Lowalangi si yawa!

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 450

Liturgos : Dumadao Zato!

FOMBASO TAROMA LI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIBOHOU)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura Mareko 4 : 30-34

30 Ba imane: Hadia tabe’e famaedo mbanua Lowalangi andrõ? Ba heza tahalõ gamaedolania?
31 Hulõ mbua lada, si no fondrege zide’ide mbu zinanõ, na tefazaewe ba danõ.
32 Ba na no mufazaewe ia, ba manõi ba tobali ebua moroi ba ngawalõ gulegule fefu ba modaha sebua ia, tobali la’ila mangazuni ba lumõnia fofo, si so ba dalu mbanua.
33 Ba oya ngawalõ gamaedola si manõ ilau khõra, wamahaõ ya’ira; ifaigi zi tola lafondrondrongo.
34 Lõ’õ sa huhuonia khõra, si tenga amaedola. Ba khõ nifahaõnia i’ombakha’õ geluaha fefu, ba zi ha ya’ira.

Ya’ahowu zamondrongo taroma Li Lowalangi ba same’e ba dödö (Luka 11:28)

Jemaat : Yaduhu!

FANGOWULOI FASÖMBATA
Liturgos : Iada’e tebe’e khöda ginötö ba wolohe fasömbatada khö Lowalangi. Ta’osamuzaigö wame’e, he fasömbata si föföna, ba si manö göi zi mendrua awö zi medölu. Ba si oföna ua da tafondrondrongo Li Lowalangi me imane: "Ba da’ö niwa’ögu: Na so zangatalisi tanömö, ba lö oya’oya ibasi, ba na so zi lö alimagö tanömö, ba oya göi ibasi dania. Ba balazi dödö zamösana; böi abu dödö, ba tenga niforege; si no aoha gölö fame’e, da’ö sa zomasi Lowalangi." (II Korindro 9:6-7)
Tafa’ema föna wasömbata khö Lowalangi, ba manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 261

2. Ya’e zumange fasömbata ma be’e soroi ba dödöma.
3. Ya’e zumange fasömbata buala si’otarai Nama.
4. Ya’e zumange fasömbata, boto, noso, ba fa’aurima.
5. Ya’e zumange fasömbata, lö irugi zomasi dödö-U.
6. Ya’e zumange fasömbata, ma’aohasi gölö Zo’aya.

Liturgos : Da tafasao wasömbatada andre föna Lowalangi, musindro ita fefu.
[Koordinator Pelayan mangandrö. Na inötö wama'ema fasömbata Ni'ofulu, aefa wangandrö Koordinator Pelayan, ba ifa'ema Daroma Li Lowalangi Sangai Huhuo Sebua (Pendeta)]

Liturgos : Mudadao Zato!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Da tafa’anö dödöda wamondrongo taroma Li Lowalangi, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 163

[Pengkhotbah Möi ba Mimbar]

HUHUO SEBUA
Pengkhotbah : Ya irorogö dödömi, awö gera’erami fa’ohahau dödö andrö, khö Lowalangi, sabölö moroi ba gera’era niha fefu, ba khö Keriso Yesu. Mangandrö ita...[Fangadrö Famokai Huhuo Sebua] Amin.

  1. Fombaso Taroma Li Lowalangi moroi ba zura Roma 8 : 26-30
  2. 26 Ba si manõ gõi Geheha, itolo ita, me no ambõ wa’abõlõda. Hadia ni’andrõda ena’õ, he wisa zi sõkhi, ba lõ’õ sa ta’ila; ba ya’ia, Eheha andrõ, i’iagõ salahida, ba wangarõngarõ si lõ alua baeha.
    27 Ba sanekhegõ tõdõ andrõ, ba i’ila hadia niwa’õ Geheha, me no i’o’õ zomasi Lowalangi we’amõi salahi niha ni’amoni’õ.
    28 Ba no ta’ila, ba zangomasi’õ Lowalangi, ba oi ba zi sõkhi manõ lualua hadia ia, fefu, ba khõra si no mukaoni, nihonogõi ba da’õ.
    29 Si no i’ila fõna sa, da’õ gõi nihonogõinia, ena’õ famaedo Nononia ira dania, ena’õ si a’a ia, ba no ato dalifusõ.
    30 Ba ha niha zi no ihonogõi, da’õ gõi nikaoninia, ba ha niha nikaoninia, da’õ gõi zatulõ, iwa’õ, ba ha niha zatulõ, iwa’õ, da’õ gõi nifolakhõminia.

  3. Famotokhi Taromali Lowalangi
  4. Sinanö ba dödö tehalö moroi ba zura Roma 8 : 28
  5. Ba no ta’ila, ba zangomasi’õ Lowalangi, ba oi ba zi sõkhi manõ lualua hadia ia, fefu, ba khõra si no mukaoni, nihonogõi ba da’õ.

  6. Fangandrö Fondruhö Wamotokhi Taromali

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 154

TUHO WAMATI
Liturgos : Me no tarongo daroma Li Lowalangi, ba da tafaogö lida wamaduhu’ö famatida ya’ita niha Keriso föna Lowalangi, muzizio ita fefu... endronga lida:

  • Ya’o mamati khö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö, somböi banua si yaẅa awö danö.
  • Ya’o mamati khö Yesu Keriso, So’aya ya’ita, Ono Lowalangi si ha samösa, nitema nina-Nia Maria khö Geheha Ni’amoni’ö, ono nono alawe Ia, no manaögö huku Ia, barö mbawa Fondrio Filato, teforöfa Ia, mate, ba lako’o. No möi Ia ba mbanua niha tou, no maoso Ia moroi ba ngai zimate me no irugi tölu ngaluo. No manahae Ia, möi ba zorugo, dumadao ba gambölö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö. I’otarai da’ö mangawuli Ia dania ba wanguhuku niha sauri, awö zi no mate.
  • Ya’o mamati khö Geheha Ni’amoni’ö, ba ufati ha sambua mbanua ni’amoni’ö, fefu niha Keriso, fa’awösa niha ni’amoni’ö, ba fangefa horö, ba femaoso mboto zimate, ba fa’auri si lö aetu. Yaduhu!
Liturgos : Mudadao Zato.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 490

  1. "Andrö Ubè goroisa-Gu khömi. Faoma mi’omasi’ö nawömi.
    Simane fa’omasi-Gu ami."
  2. "Ya’odo lö manö faröi khömi, andrö ya böi ata’u dödömi.
    Ya’odo zangalani udumi."

FANGANDRÖ SALAHI + FAMATENGE + HOWUHOWU
Pengkhotbah : Sumindro ita fefu, mangandrö ita: (tetohugö) "Ba döi Zo’aya ya’aga Yesu Keriso, si no mamahaö ya’aga ba wangandrö mamane:"

Pengkhotbah + Jemaat :
He Ama khöma si so ba zorugo, ya te’amoni’ö döi-U. Ya tobali banua-U fefu niha, ya itörö zomasi Ndra’ugö, hulö ba zorugo, ya si manö göi ba gulidanö. öma sirugi ma’ökhö be’e khöma ma’ökhö andre. Ba efa’ö khöma horöma, si mane fangefa’öma sala ba zi so sala khöma. Böi ohe ndra’aga ba wanandraigö, efa’öga ba zi lö sökhi. Me ya’ugö zamatörö banua-U, ba sokhö fa’abölö, awö lakhömi, irugi zi lö aetu. Yaduhu.

Pengkhotbah : Mi’angawuli sifao fa’ohahau dödö, yatobali ami sura Keriso, samaduhu’ö Ya’ia ba lala wa’aurimi sero ma’ökhö, ba mitema howuhowu Lowalangi:

  • Ya mufahowu’ö ami Lowalangi, Ya murorogö ami;
  • Ya mufohaga mbawa-Nia khömi, Ya mu’ebua’ö dödö-Nia khömi;
  • Ya mufalemba hörö-Nia khömi, Ya mubè’e wa’ohahau dödö khömi fefu. Yaduhu!
Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 490 : 4

  1. "Ya’o manö sa’ae gubalomi, andrö böi so wa’aombö dödömi.
    Fefu zoguna oi Ubönökhi."

Pengkhotbah : Ya'ahowu!!!

Jemaat : Ya'ahowu!!!

*** IBADAH SELESAI ***

19 Juli 2026 (Bahasa Indonesia)

19 Juli 2026

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dan salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, “Shalom!”

Jemaat : Shalom!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 4

  1. Hai masyhurkanlah keagunganNya
    Cahaya terang itu JubahNya
    Gemuruh suaraNya di awan kelam
    Berjalan dia di badai kencang
  2. VOTUM, INTROITUS DAN DOA
    Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

    "Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

    Jemaat : Amin!

    Liturgos : "Aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. dan mereka berseru, seorang kepada yang lain, katanya: ""Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya! (Yesaya 6: l b, 2a, 3). HALELUYA!"

    Jemaat : Menyanyikan lagu:

    Liturgos : Mari Kita Berdoa,
    "Ya Allah kami, Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus! Kami mengucapkan terima kasih pada-Mu, karena Tuhan menjadikan, menyelamatkan dan menguduskan kami melalui kasih-Mu. Lindungilah kami dari mara bahaya dan pencobaan, hiburlah kami pada waktu kesusahan, tuntunlah kami, bila kami tersesat, pimpinlah kami sampai akhir hidup kami agar kami masuk ke dalam kerajaan-Mu. Di sanalah kami memuji Tuhan dalam hati dan perkataan yang baru, oleh karena Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, yang hidup dan memerintah bersama dengan Engkau dan dengan Roh Kudus. AMIN!" Jemaat duduk kembali

    Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 32

    PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
    Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Zefanya 3 : 14-20

    14 Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah, hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem!
    15 TUHAN telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah menebas binasa musuhmu. Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi.
    16 Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.
    17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,
    18 seperti pada hari pertemuan raya." "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.
    19 Sesungguhnya pada waktu itu Aku akan bertindak terhadap segala penindasmu, tetapi Aku akan menyelamatkan yang pincang, mengumpulkan yang terpencar dan akan membuat mereka yang mendapat malu menjadi kepujian dan kenamaan di seluruh bumi.
    20 Pada waktu itu Aku akan membawa kamu pulang, yakni pada waktu Aku mengumpulkan kamu, sebab Aku mau membuat kamu menjadi kenamaan dan kepujian di antara segala bangsa di bumi dengan memulihkan keadaanmu di depan mata mereka," firman TUHAN.


    Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 285:1

    PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
    Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

    Kita berdoa, "Ya Tuhan, Allah kami yang Mahabesar dan Mahakasih. Kami orang berdosa ini menyadari bahwa kami tidak sepantasnya menghadap hadirat-Mu oleh karena dosa-dosa kami. Kami sering melanggar titah-Mu, baik dalam pikiran, maupun dalam ucapan dan perilaku kami setiap hari. Kami tidak sanggup membilangi dosa-dosa kami, dan tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Mu ya, Tuhan."

    Liturgos : Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... (Jemaat berdoa dalam hati sambil diiringi musik instrumental)

    Liturgos : "Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

    Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

    Liturgos : Demikianlah firman Tuhan: Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu, seperti kabut diterbangkan angin, dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau. (Yesaya 44:22). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

    Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

    Liturgos : Jemaat duduk kembali!

    PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
    Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Yohanes 10 : 11-16

    11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;
    12 sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.
    13 Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu.
    14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku
    15 sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.
    16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

    Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

    Jemaat : AMIN!

    P E R S E M B A H A N
    Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

    Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

    Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

    [Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

    Liturgos : Jemaat duduk kembali!

    KOOR/VOCAL GROUP

    Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

    [Pengkhotbah naik ke mimbar]

    K H O T B A H
    Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

    1. Pembacaan nats Alkitab dari Ester 9 : 11-19
    2. 11 Pada hari itu juga jumlah orang-orang yang terbunuh di dalam benteng Susan disampaikan ke hadapan raja.
      12 Lalu titah raja kepada Ester, sang ratu: "Di dalam benteng Susan saja orang Yahudi telah membunuh dan membinasakan lima ratus orang beserta kesepuluh anak Haman. Di daerah-daerah kerajaan yang lain, entahlah apa yang diperbuat mereka. Dan apakah permintaanmu sekarang? Niscaya akan dikabulkan. Dan apakah keinginanmu lagi? Niscaya dipenuhi."
      13 Lalu jawab Ester: "Jikalau baik pada pemandangan raja, diizinkanlah kiranya kepada orang Yahudi yang di Susan untuk berbuat besokpun sesuai dengan undang-undang untuk hari ini, dan kesepuluh anak Haman itu hendaklah disulakan pada tiang."
      14 Rajapun menitahkan berbuat demikian; maka undang-undang itu dikeluarkan di Susan dan kesepuluh anak Haman disulakan orang.
      15 Jadi berkumpullah orang Yahudi yang di Susan pada hari yang keempat belas bulan Adar juga dan dibunuhnyalah di Susan tiga ratus orang, tetapi kepada barang rampasan tidaklah mereka mengulurkan tangan.
      16 Orang Yahudi yang lain, yang ada di dalam daerah kerajaan, berkumpul dan mempertahankan nyawanya serta mendapat keamanan terhadap musuhnya; mereka membunuh tujuh puluh lima ribu orang di antara pembenci-pembenci mereka, tetapi kepada barang rampasan tidaklah mereka mengulurkan tangan.
      17 Hal itu terjadi pada hari yang ketiga belas dalam bulan Adar. Pada hari yang keempat belas berhentilah mereka dan hari itu dijadikan mereka hari perjamuan dan sukacita.
      18 Akan tetapi orang Yahudi yang di Susan berkumpul, baik pada hari yang ketiga belas, baik pada hari yang keempat belas dalam bulan itu. Lalu berhentilah mereka pada hari yang kelima belas dan hari itu dijadikan mereka hari perjamuan dan sukacita.
      19 Oleh sebab itu orang Yahudi yang di pedusunan, yakni yang diam di perkampungan merayakan hari yang keempat belas bulan Adar itu sebagai hari sukacita dan hari perjamuan, dan sebagai hari gembira untuk antar-mengantar makanan.

    3. Pemberitaan Firman
    4. Ayat hafalan dikutip dari Zefanya 3 : 17a
    5. TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan.

    6. Doa penutup khotbah

    Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

    PENGAKUAN IMAN RASULI
    Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

    • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
    • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
    • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

    Jemaat dipersilahkan duduk.

    WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

    Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 388

    DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
    Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

    Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

    Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

    • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
    • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
    • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

    Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 388 : 3

    Pengkhotbah : Shalom!!!

    Jemaat : Shalom!!!

    *** IBADAH SELESAI ***

19 Juli 2026 (Bahasa Nias)

19 Juli 2026

[Tedöni dorosi, möi ndra sohalöwö bakha ba gosali, ba lahalö wangahono dödö banua niha Keriso ba wangondrasi ba ba wasumangeta khö Lowalangi]

FANGOWAI BA FOGAONI

FANGOWAI
Liturgos : Ya’ami banua Zo’aya, Ya somuso tödö ba sowuawua tödö ami ba we’amöi föna Keriso ma’ökhö andre, ma’owai ami fefu, Ya’ahowu!

Jemaat : Ya'ahowu!

Liturgos : Yafao-fao khömi Lowalangi!

Jemaat : Ya fao khöu Geheha-Nia!

FOGAONI
Liturgos : Da ta’owuawua’ö dödöda wangondrasi Yehowa, da ta’omusoi’ö dödöda ba wamalua fasumangeta khö Lowalangi. Tasuno Ia, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 28

  1. Folakhömi Lowalangi: no Razo Solomasi.
    Lowalangi sangöhöli, sangorifi fefu soi.
    Haleluya, Haleluya sangorifi fefu soi.
  2. Folakhömi Lowalangi: si no Razo Sebua.
    Razo Ia ba zorugo he ba niwöwöi-Nia.
    Haleluya, Haleluya suno Razo Sebua.
  3. Folakhömi Lowalangi götögötö wa’ara.
    Ba dozi niwöwöi-Nia be’e zumange-Nia.
    Haleluya, Halelya be’e zumange-Nia.
  4. Folakhömi Lowalangi no Fondrege Zalawa.
    Me sokhö sorugo Ia, tanö awö mbanua.
    Haleluya suno Ia götögötö wa’ara.

FANGA’ARO’Ö WA’OWULO (VOTUM)
Liturgos : Da tahonogö dödöda ba wariawösa, ba ba wa ha sambua khö Lowalangi, muzizio zato. No owulo ita ba da’e, ba döi Lowalangi Ama, ba ba döi Nono-Nia Yesu Keriso, ba ba döi Geheha Ni’amoni’ö. Fangorifida ha ba döi Yehowa si no momböi banua si yaẅa awö danö!

Jemaat : Yaduhu!

Liturgos : Ba u’ila Zo’aya, sidadao ba dadaoma sebua, si no alawa: anönö gosali ahe mbaru-Nia. Serafi föna-Nia, önö gafi zamösa. Dua mbalubalu mbawa ba dua mbalubalu gahe ba dua ba wehombo. Ba faoma lamanemane we’ao khö nawöra: Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö Yehowa ngahönö andrö; no anönö lakhömi-Nia guli danö ma’asagörö. (Yesaya 6:1b, 2-3) HALELUYA!

Liturgos : Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi Ama, Ono ba Eheha Ni’amoni’ö. Möiga mangalulu ba wangandrö saohagölö me no örorogö, ö’orifi, ba öbohouniga fa’omasi-Mö andrö. Ma’andrö khö-U, tohugö wa’ebua dödö-U khöma, rorogöga ba ngawalö de’ala, efa’öga ba wanandraigö, rara dödö ba ngawalö gabula dödö, tundreheni fa böi alau ndra’aga. Fatöröga ba zomasi Ndra’ugö irugi gamozua, fa makhamö nahia ba zi so Ya’ugö. Si lö mo’aetufa nisuno ba nifolakhömi Ndra’ugö, awö Zo’aya ya’aga Yesu Keriso ba Eheha Ni’amoni’ö, Yaduhu!" Mudadao Zato

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 232

  1. No Isusugi dödögu, Ihagaini Eheha.
    Ifa’ele’ö horögu, ba fefu golalöwa.
    Reff: Fa’abölö ndro Yesu, ....
  2. Andrö göi wa ufabu’u, u’ogorofi horö.
    Me usöndra wangatulö, so wa’ahono dödö.
    Reff: Fa’abölö ndro Yesu, ....
  3. Fefu wa’erege dödö, ba wolu’i horögu.
    Ba röfa Yesu utou’ö, ba terara dödögu.
    Reff: Fa’abölö ndro Yesu, ....
  4. Ba me lö Itimba ndra’o, no terara dödögu,
    Andrö falukha ndra’odo, wa’ohahau dödögu.
    Reff: Fa’abölö ndro Yesu, ....
  5. Lö ufamalö wanuno, ufolakhömi Yesu.
    Me no Iheta ndra’odo, ba lala wa’elungu.
    Reff: Fa’abölö ndro Yesu, ....
  6. Ba lö mangiwa dödögu, me itolo Eheha.
    So wa’ahono dödögu, lö uböhöi Zo’aya.
    Reff: Fa’abölö ndro Yesu, ....

FOMBASO TAROMALI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIFÖFÖNA)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura Zefania 3 : 14-20

14 A’iki, ya’ugõ ono Ziona alawe, mi’owuawua’õ dõdõmi, ya’ami Iraono Gizeraëli! Omusoi’õ dõdõu, ba a’iki, moroi si’aikõ ba dõdõu, ya’ugõ ono Yeruzalema alawe!
15 No ibõda wangotu’õ ya’ugõ Yehowa, no itimba nemalimõ andrõ! No so ba khõmi razo Ndraono Gizeraëli andrõ, Yehowa: lõ’õ sa’ae itõrõ ndra’ugõ si lõ sõkhi.
16 Ba na luo da’õ, ba lamane ba mbanua Yeruzalema: Bõi mibusi dõdõmi! Bõi adada dangami, ya’ami Siona!
17 No so ba khõmi Lowalangimi Yehowa, sabõlõ; mõna ami ibe’e. Omuso dõdõnia ndra’ugõ, owuawua dõdõ; lõ hedehedenia, ba wa’omasinia andrõ; ma’iki ia, owuawua dõdõnia ndra’ugõ.
18 Sabu tõdõ andrõ, me lõ lakhamõ gowasa, ba u’ozaragõ, no iwami ira, ba no tohare wa’aila.
19 Ba na luo da’õ, ba ulau ba zamakao ya’ugõ, fefu; ba u’orifi zi no mangohole’õ ya’ira ba u’ozaragõ zi no muzaewe, ba ubali’õ fanuno ya’ira ba fangebua dõira wa’ailara andrõ, ba guli danõ ma’asagõrõ.
20 Na luo da’õ, ba u’ohe mangawuli ami, na luo u’ozaragõ ami. Ubali’õ nisuno sa’ae ami ba sebua tõi, ba niha ba guli danõ fefu, na ufuli utolo ami, ba zanehe ami, iwa’õ Yehowa.

Si manö daroma Li Lowalangi, da tatema’ö faoma sinunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 20 : 1

FANGANDRÖ FANGEFA HORÖ
Liturgos : Ya’ami ira talifusö, Na taŵa’ö lö horöda, ba talimo ita, ba si duhu lö’ö ba dödöda. Na ta’ombakha’ö horöda, ba lö faröi Ia, ba no satulö Ia, fa I’efa’ö khöda horö andrö, Ihaogö ita, awö wa Iheta fefu zi lö atulö. Andrö da möi ita föna Lowalangi si fao fangidengide’ö ba wangombakha horöda, muzizio zato.
Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi, si lö ambö fa’abölö, ba si no fahöna fa’omasi. Mafaduhu’ö wa tenga sinangea ndra’aga tanö föna-Mö, me no fahöna horö si no mafalua i’otarai iraono ndra’aga, he ba wehedema, era’era dödöma, awö gamuatama si lö faudu ba daroma Li-Mö. Andrö möiga khö-U ba wangandrö fa’ahakhö dodo-U, ena’ö ö’efa’ö khöma horöma andrö, si no mafalua, irege sohahau tödö ndra’aga wanohugö fekolima ba zi so fönama si faudu ba zomasi Ndra’ugö. Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu!"

Liturgos : Mangandrö ba dödö zamösana föna Lowalangi… (Mangandrö zamösana sambil diiringi musik instrumen)

Liturgos : Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu! “NA UBINI’Ö HORÖGU KHÖ YESU”

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 224 : 1

Liturgos : Utayaigö golalöwamö, si mane lawuo, awö horöu, si mane sau. Tema fuli’ö khö-Gu, me no U’orifi ndra’ugö” (Yesaya 44:22) Lakhömi khö Lowalangi si yawa!

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 450

Liturgos : Dumadao Zato!

FOMBASO TAROMA LI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIBOHOU)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura Yohane 10 : 11-16

11 Ya’odo gubalo si sõkhi andrõ. Kubalo si sõkhi ibelegõ nosonia fõna mbiribiri.
12 Moloi genoni, si tenga kubalo, si tenga sokhõ biribiri, na i’ila nasu gatua moroi sa, irõi mbiribiri, ba ira’u asu gatua ba ifazawili.
13 Me enoni ia, ba me lõ ba dõdõnia mbiribiri.
14 Ya’odo gubalo si sõkhi andrõ, ba no aboto ba dõdõgu dána khõgu, ba no aboto ba dõdõ dána khõgu ndra’odo.
15 Si mane fa’aboto ba dõdõ Namagu ndra’o, ba si mane fa’aboto ba dõdõgu Namagu. Ba ubelegõ nosogu fõna mbiribiri.
16 Ba so khõgu na mbiribiri bõ’õ, si tenga moroi ba kandra andre, ba lõ tola lõ uhalõ ira, ba lafondrondrongo ligu dania ba tobali ha sambawá nikubaloi ba ha samõsa gubalo.

Ya’ahowu zamondrongo taroma Li Lowalangi ba same’e ba dödö (Luka 11:28)

Jemaat : Yaduhu!

FANGOWULOI FASÖMBATA
Liturgos : Iada’e tebe’e khöda ginötö ba wolohe fasömbatada khö Lowalangi. Ta’osamuzaigö wame’e, he fasömbata si föföna, ba si manö göi zi mendrua awö zi medölu. Ba si oföna ua da tafondrondrongo Li Lowalangi me imane: "Ba da’ö niwa’ögu: Na so zangatalisi tanömö, ba lö oya’oya ibasi, ba na so zi lö alimagö tanömö, ba oya göi ibasi dania. Ba balazi dödö zamösana; böi abu dödö, ba tenga niforege; si no aoha gölö fame’e, da’ö sa zomasi Lowalangi." (II Korindro 9:6-7)
Tafa’ema föna wasömbata khö Lowalangi, ba manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 261

2. Ya’e zumange fasömbata ma be’e soroi ba dödöma.
3. Ya’e zumange fasömbata buala si’otarai Nama.
4. Ya’e zumange fasömbata, boto, noso, ba fa’aurima.
5. Ya’e zumange fasömbata, lö irugi zomasi dödö-U.
6. Ya’e zumange fasömbata, ma’aohasi gölö Zo’aya.

Liturgos : Da tafasao wasömbatada andre föna Lowalangi, musindro ita fefu.
[Koordinator Pelayan mangandrö. Na inötö wama'ema fasömbata Ni'ofulu, aefa wangandrö Koordinator Pelayan, ba ifa'ema Daroma Li Lowalangi Sangai Huhuo Sebua (Pendeta)]

Liturgos : Mudadao Zato!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Da tafa’anö dödöda wamondrongo taroma Li Lowalangi, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 163

[Pengkhotbah Möi ba Mimbar]

HUHUO SEBUA
Pengkhotbah : Ya irorogö dödömi, awö gera’erami fa’ohahau dödö andrö, khö Lowalangi, sabölö moroi ba gera’era niha fefu, ba khö Keriso Yesu. Mangandrö ita...[Fangadrö Famokai Huhuo Sebua] Amin.

  1. Fombaso Taroma Li Lowalangi moroi ba zura Esitera 9 : 11-19
  2. 11 Ba me luo da’õ, ba irongo razo wa’ato nibunu ba hati ba Zusa.
    12 Ba imane razo khõ wo’omonia Esitera: Ba hati, ba Susa, ba no 500 nibunu Niha Yehuda niha, fabaya ono Hamano, si dafulu, ba ta’ila he wisa wolaura ba nõri bõ’õ barõ mbawa razo! Ba hadia ni’andrõu, ena’õ latehe khõu? Ba hadia zomasi’õ, ena’õ latõrõ khõu?
    13 Ba imane Esitera: Na atulõ khõ razo, ba ena’õ mahemolu gõi latehe ba Niha Yehuda ba Zusa nilaura ma’õkhõ; ba ono Hamano andrõ, si dafulu, ba ena’õ na latawi ba gatunga.
    14 Ba ibe’e li razo, la’o’õ da’õ; ba tebe’e goroisa ba Zusa, ba ono Hamano andrõ, si dafulu, ba latawi.
    15 Ba owulo zui Niha Yehuda ba Zusa, ba zi me 14, ba mbawa Adara, ba 300 labunu niha ba Zusa. Ba si so khõra, ba lõ lababaya.
    16 Ba Niha Yehuda ba nõri bõ’õ barõ mbawa razo, ba owulo, ba latimba zamunu ya’ira ena’õ, wolau balõra ba nudura andrõ, ba 75,000 labunu si fatiu tõdõ khõra, ba si so khõra, ba lõ lababaya.
    17 Ba zi me 13 ba mbawa Adara lalau da’õ, ba ba zi me 14, ba molombase ira, ba labali’õ bawa gowuloa ba bawa wa’omuso dõdõ.
    18 Ba Niha Yehuda ba Zusa, ba no faoma owulo [ba wamunu udura], he ba zi me 13, ba he ba zi me 14, ba tobali ba zi me 15 molombase ira, ba luo da’õ labali’õ bawa gowuloa ba bawa wa’omuso dõdõ.
    19 Andrõ wa si me 14, ba mbawa Adara, labali’õ bawa wa’omuso dõdõ ba bawa gowuloa, si no amaedola gowasa Niha Yehuda ba danõ, ba mbanua si zaewe ba danõ misa, ba faoma lafa’ohe’õ khõ nawõra gurakha.

  3. Famotokhi Taromali Lowalangi
  4. Sinanö ba dödö tehalö moroi ba zura Zefania 3 : 17a
  5. No so ba khõmi Lowalangimi Yehowa, sabõlõ; mõna ami ibe’e.

  6. Fangandrö Fondruhö Wamotokhi Taromali

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 154

TUHO WAMATI
Liturgos : Me no tarongo daroma Li Lowalangi, ba da tafaogö lida wamaduhu’ö famatida ya’ita niha Keriso föna Lowalangi, muzizio ita fefu... endronga lida:

  • Ya’o mamati khö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö, somböi banua si yaẅa awö danö.
  • Ya’o mamati khö Yesu Keriso, So’aya ya’ita, Ono Lowalangi si ha samösa, nitema nina-Nia Maria khö Geheha Ni’amoni’ö, ono nono alawe Ia, no manaögö huku Ia, barö mbawa Fondrio Filato, teforöfa Ia, mate, ba lako’o. No möi Ia ba mbanua niha tou, no maoso Ia moroi ba ngai zimate me no irugi tölu ngaluo. No manahae Ia, möi ba zorugo, dumadao ba gambölö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö. I’otarai da’ö mangawuli Ia dania ba wanguhuku niha sauri, awö zi no mate.
  • Ya’o mamati khö Geheha Ni’amoni’ö, ba ufati ha sambua mbanua ni’amoni’ö, fefu niha Keriso, fa’awösa niha ni’amoni’ö, ba fangefa horö, ba femaoso mboto zimate, ba fa’auri si lö aetu. Yaduhu!
Liturgos : Mudadao Zato.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 249

  1. Ya monahia khöma, daromali-U andrö.
    Afu lö maböhöli wanara lahe-Mö.
  2. Be’e khöma wangöna, si’otarai khö-Mö.
    Böbölöwi si duhu baru fa’atulö.
  3. Be’e wa’anau gölö, wolau fasöndrata.
    Bè mbaluse famati ba föda Eheha.

FANGANDRÖ SALAHI + FAMATENGE + HOWUHOWU
Pengkhotbah : Sumindro ita fefu, mangandrö ita: (tetohugö) "Ba döi Zo’aya ya’aga Yesu Keriso, si no mamahaö ya’aga ba wangandrö mamane:"

Pengkhotbah + Jemaat :
He Ama khöma si so ba zorugo, ya te’amoni’ö döi-U. Ya tobali banua-U fefu niha, ya itörö zomasi Ndra’ugö, hulö ba zorugo, ya si manö göi ba gulidanö. öma sirugi ma’ökhö be’e khöma ma’ökhö andre. Ba efa’ö khöma horöma, si mane fangefa’öma sala ba zi so sala khöma. Böi ohe ndra’aga ba wanandraigö, efa’öga ba zi lö sökhi. Me ya’ugö zamatörö banua-U, ba sokhö fa’abölö, awö lakhömi, irugi zi lö aetu. Yaduhu.

Pengkhotbah : Mi’angawuli sifao fa’ohahau dödö, yatobali ami sura Keriso, samaduhu’ö Ya’ia ba lala wa’aurimi sero ma’ökhö, ba mitema howuhowu Lowalangi:

  • Ya mufahowu’ö ami Lowalangi, Ya murorogö ami;
  • Ya mufohaga mbawa-Nia khömi, Ya mu’ebua’ö dödö-Nia khömi;
  • Ya mufalemba hörö-Nia khömi, Ya mubè’e wa’ohahau dödö khömi fefu. Yaduhu!
Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 249 : 5-6

  1. Tologa watelesa, wolawa uduma.
    Aro’ö wamatima, anau’ö gölöma.
  2. He Lowalangi Ama, rorogö ndra’aga.
    Eheha-Mö bè khöma, same’e femöna.

Pengkhotbah : Ya'ahowu!!!

Jemaat : Ya'ahowu!!!

*** IBADAH SELESAI ***

MENU PILIHAN

PENDETA YANG MELAYANI

RADIO KRISTEN INDONESIA

RADIO KASIH RADIO PELITA KASIH RADIO SUARA GRACIA FM

SNK dan KETUA KOMISI PERIODE 2022-2027

JADWAL IBADAH

Pengunjung

Pertanyaan, Kritik & Saran