|
Senin, 6 April 2026 (Paskah II)
[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah] SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH SALAM Jemaat : Benar, Kristus Sudah Bangkit! Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara! Jemaat : RohNya menyertai saudara! PANGGILAN BERIBADAH
![]() ![]() VOTUM, INTROITUS DAN DOA "Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!" Jemaat : Amin! Liturgos : Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu, tetapi yang benar ialah bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati (I Kor. 15 : 17 dan 20a) HALELUYA! Jemaat : Menyanyikan lagu:
![]() Liturgos : Mari Kita Berdoa, Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 169
![]() ![]() PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
1 Mazmur. Nyanyian untuk pentahbisan Bait Suci. Dari Daud.
![]() PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN Kita berdoa, "Ya Tuhan Yesus Kristus yang telah mati di atas kayu salib di bukit Golgota, dan yang telah bangkit kembali dari antara orang mati, kami percaya bahwa kebangkitan-Mu itu yang memberi jaminan bagi kami untuk bangkit kembali dan mendapatkan hidup yang kekal. Namun, dalam kehidupan nyata kami sering melupakan kuasa kebangkitan-Mu itu dengan jauh dari hadapan-Mu. Kami menganggap bahwa kehidupan kami di dunia ini adalah karena kekuatan dan kemampuan kami bukan karena anugerah-Mu. Ampuni dan perbaharuilah hidup kami dalam menjalani hari-hari yang kami lalui. Kasihanilah kami orang berdosa ini, ya Allah. Janganlah hukum kami setimpal dengan dosa dan pelanggaran kami, namun ingatlah kami dalam kasih setia-Mu dan karena kemurahan-Mu dalam Kristus, yang telah rela menderita dan mati, sekarang telah bangkit demi membawa keselamatan bagi kami setiap umat yang percaya kepada-Mu." [Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... 1-2 menit] "Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!" Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1 ![]() Liturgos : Beginilah Firman Tuhan: "Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu. Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu." (Yesaya 43:24b-25). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi! Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN! Liturgos : Jemaat duduk kembali! PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28) Jemaat : AMIN! P E R S E M B A H A N Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386 ![]() Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri! [Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta] Liturgos : Jemaat duduk kembali! KOOR/VOCAL GROUP Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN" ![]() [Pengkhotbah naik ke mimbar] K H O T B A H
17 Seperti perempuan yang mengandung yang sudah dekat waktunya untuk melahirkan, menggeliat sakit, mengerang karena sakit beranak, demikianlah tadinya keadaan kami di hadapan-Mu, ya TUHAN: TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur. Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4 ![]() PENGAKUAN IMAN RASULI
Jemaat dipersilahkan duduk. WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)
Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 340 ![]() ![]() DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin. Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:
Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 340 : 4
![]() Pengkhotbah : shalom!!! Jemaat : shalom!!! *** IBADAH SELESAI ***
|
Pendeta : Mari kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 40 : 1-2


Pendeta : Akulah Roti Hidup, kata Tuhan Yesus. Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus, Amin.
Pendeta : Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Marilah kita datang ke hadapan Tuhan dalam bersukacita menyambut AnugerahNya di dalam Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit bagi kita. Untuk itu marilah kita mempersiapkan hati dan pikiran kita dalam menghampiri meja perjamuanNya.
Pendeta : Apakah saudara-saudara bersedia mengaku dosa kepada Allah yang mengenal isi hati kita? Apakah saudara mengaku bahwa saudara pernah melanggar hukum Allah? Apakah saudara-saudara bergumul atas dosa-dosa saudara dan memenci dosa-dosa itu? Kalau saudara mengaku, maka jawablah: Kami mengaku...
Jemaat : Kami mengaku.
Pendeta : Apakah saudara-saudara percaya bahwa hanya Yesus Kristus yang dapat mengampuni dosa, karena Ia telah menanggung sengsara atas dosa-dosa kita? Kalau saudara percaya, maka jawablah: Kami percaya...
Jemaat : Kami percaya.
Pendeta : Apakah saudara-saudara bersedia menanggalkan kesombongan, iri hati, dan kedengkian? Apakah saudara-saudara bersedia mengampuni orang-orang yang bersalah kepadamu? Apakah saudara-saudara bersedia tidak serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna? Kalau saudara-saudara bersedia, maka jawablah: Kami bersedia...
Jemaat : Kami bersedia.
Pendeta : Marilah kita mengaku dosa kita kepada Tuhan. "Ya Allah yang Maha pengasih, kami menyadari bahwa kami adalah orang berdosa di hadapan-Mu, banyak perbuatan kami yang tidak sesuai dengan kehendak-Mu, kesalahan kami bertumpuk di hadapan-Mu,hati kami penuh dengan kejahatan seperti: kesombongan, iri hati, kedengkian, kekhawatiran, kekurang-percaya an, dan banyak lagi hal-hal lain yang tersembunyi bagi kami, hanya Engkaulah yang mengetahui semuanya itu. Kami mmohon kepada-Mu ya Tuhan, ampunilah segala dosa-dosa kami dan hapuskanlah segala pelanggaran kami, demi Yesus Kristus Tuhan kami, Amin!"
Jemaat diberi kesempatan untuk berdoa di dalam hati masing-masing minta pengampunan dari dosa-dosa kita yang tidak terungkap dalam doa bersama tadi. Diberi kesempatan 1-2 menit.
Pendeta : Oleh karena saudara-saudara telah mengaku dosa di hadapan Tuhan untuk mendapatkan pengampunan; maka bila saudara-saudara dengan sungguh-sungguh bertobat dan mengharapkan pengampunan dan keselamatan dari Tuhan kita, Yesus Kristus, maka percayalah, saya sebagai hambaTuhan memberi kesaksian bahwa Allah akan mengampuni segala dosa dan kesalahanmu karena sengsara ang ditanggung oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Amin. (Jemaat duduk kembali)
Pendeta : Mari kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No 29:1-2


Pendeta : Saudara-saudara yang kekasih, dengarkanlah apa yang dikatakan oleh para penulis injil, yaitu: Matius, Markus, Lukas dan Rasul Pulus, demikian: “Bahwa Tuhan Yesus pada malam ketika Ia diserahkan ke tangan musuh-Nya dan ketika Ia makan bersama dengan murid-murid-Nya, maka Ia mengambil roti dan mengucap syukur kepada Alla, Ia memecah-mecah kannya sambil berkata: Makanlah! Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu, perbuatlah ini setiap kamu memakannya menjadi peringatan akan Daku.
Demikian pula Ia mengambil cawan sesudah mereka makan, lalu berkata: Minumlah! Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku. Perbuatlah ini, setiap kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Daku.
Dari firman ini Yesus mau menyatakan kepada kita bahwa setiap kita memakan roti dan meminum isi cawan ini, maka Dia menyatakan kasih-Nya kepada kita. Seandainya Ia tidak menggantikan kita, orang berdosa ini, maka kita pasti binasa dan tidak ada yang dapat menyelamatkan kita. Kristus telah mati tersalib, darah-Nya sudah tertumpah, maka dari situ kita mendapat pengampunan dosa.
Saudara-saudara, marilah dengan penuh kesungguhan, dan dengan sepenuh hati, kita siap sedia menerimanya. Barang siapa menerima roti kehidupan, yaitu Yesus Kristus, akan menjadi satu tubuh, satu jalan keselamatan, satu tujuan, karena kita salg mengasihi satu dengan yang lain. Kiranya Allah menolong kita semuanya.
Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 36 : 1


Pendeta : Yesus bersabda: "Marilah kepada-Ku semua yang letih, lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."
--PEMBAGIAN ROTI DAN ANGGUR--
Sementara roti dan anggur dibagikan : Jemaat Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 368 : 1 - 4




[Setelah semua telah menerima roti dan anggur, para pelayan kembali ke depan untuk menerima roti dan anggur dari pendeta.
Jemaat di undang berdiri ...]
Pendeta : Terimalah dan makanlah! Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu. Perbuatlah ini setiap kamu memakannya menjadi peringatan akan Daku. [Jemaat memakan roti yang telah dibagikan]
Pendeta : Terimalah dan minumlah! Cawan ini adalah perjanjian yang baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku. Perbuatlah ini, setiap kamu meminumnya menjadi peringatan akan Daku. [Jemaat meminum anggur yang telah dibagikan]
Pendeta : Saudara-Saudara, kiranya tubuh dan darah Tuhan kita Yesus Kristus, yang kudus dan mulia, itulah yang memeliharamu hingga kekal. Pergilah, damai sejahtera dan sukacita memenuhi kamu. Kiranya Tuhan memberkati engkau, Amin!
[Jemaat dipersilakan duduk, cawan perjamuan dan persembahan dikumpulkan atau kembali ke tempat dan diberi kesempatan menyampaikan persembahan di tempat yang telah disediakan]
Pendeta : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No 395 : 1-5















































