[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dan salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, Maranatha!
Jemaat : Maranatha!
Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!
Jemaat : RohNya menyertai saudara!
- Advent I Pengkhotbah maju ke tempat penyalaan lilin, lalu berkata: “Hari ini kita memasuki Advent Pertama, yang maknanya adalah: menyatakan 'pengharapan dan penantian' tentang kedatangan Tuhan pada akhir zaman." (Sesudah itu, pengkhotbah menyalakan Lilin)
- Advent II Pengkhotbah maju ke tempat penyalaan lilin, lalu berkata: “Hari ini kita memasuki Advent Kedua, yang maknanya adalah: seruan tentang pertobatan untuk menyongsong Tuhan yang akan datang." (Sesudah itu, pengkhotbah menyalakan Lilin)
- Advent III Pengkhotbah maju ke tempat penyalaan lilin, lalu berkata: “Hari ini kita memasuki Advent Ketiga, yang maknanya adalah: tentang Juruselamat yang datang di dunia ini dan dengan demikian datangnya Kerajaan Allah." (Sesudah itu, pengkhotbah menyalakan Lilin)
- Advent IV Pengkhotbah maju ke tempat penyalaan lilin, lalu berkata: “Hari ini kita memasuki Advent Keempat, yang maknanya adalah: tentang sukacita cita yang semakin dekat karena dekatnya kedatangan Tuhan." (Sesudah itu, pengkhotbah menyalakan Lilin)
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 82


Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...
"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"
Jemaat : Amin!
Liturgos : "Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu (Wahyu 3:11). Maranatha!"
Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa, "Ya Tuhan Allah yang Mahakuasa, khalik langit dan bumi. Hanya karena kasih setia-Mu, ya Tuhan, kami dapat memasuki awal tahun gerejawi yang baru ini. Berilah Roh Kudus kepada jemaat-Mu, supaya kami dapat mendirikan tanda-tanda kerajaan-Mu di tengah-tengah dunia ini. Berilah semangat dan ketekunan kepada jemaat-Mu untuk menghayati dan mengamalkan Firman-Mu. Kiranya Roh Kristus meneguhkan dan menguatkan jemaat-Mu terus-menerus mewujudnyatakan kasih, kebenaran, pengampunan, belas kasihan dan damai sejahtera di dunia ini hingga kedatangan kembali Tuhan kami, Yesus Kristus, Anak-Mu yang hidup dan memerintah bersama Engkau dan dengan Roh Kudus, Amin!" Jemaat duduk kembali
Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 88


Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Yesaya 61 : 10-11
11 Sebab seperti bumi memancarkan tumbuh-tumbuhan, dan seperti kebun menumbuhkan benih yang ditaburkan, demikianlah Tuhan ALLAH akan menumbuhkan kebenaran dan puji-pujian di depan semua bangsa-bangsa.
Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 285:1

Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...
Kita berdoa, "Ya Bapa kami yang Mahakudus, pada saat ini kami datang ke hadirat-Mu, sujud menyembah untuk memohon ampun atas segala dosa-dosa yang telah kami perbuat dalam keseharian kami, yang menyakitkan hati Tuhan, baik kepada teman, orang tua, anak-anak maupun kepada sesama kami, baik yang di sengaja maupun tidak di sengaja. Kami juga memohon ampun apabila seringkali kami iri hati, dendam, benci dan marah kepada sesama kami hingga matahari terbenam. Kami mohon kepada-Mu berikanlah kekuatan kepada kami untuk tidak mengulangi dosa-dosa tersebut sampai kedatangan-Mu kelak. Terima kasih ya Bapa, hanya di dalam nama anak-Mu Yesus Kristus kami memohon..."
Liturgos : Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... (Jemaat berdoa dalam hati sambil diiringi musik instrumental)
Liturgos : "Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"
Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan Allah, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup (Yehezkiel 33:11). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!
Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!
Liturgos : Jemaat duduk kembali!
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Yohanes 14 : 1-3
2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)
Jemaat : AMIN!
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)
Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!
[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]
Liturgos : Jemaat duduk kembali!
Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa... [Doa Pembuka Khotbah]
- Pembacaan nats Alkitab dari 1 Tesalonika 4 : 13-18
13 Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.
15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
18 Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini. - Pemberitaan Firman
- Ayat hafalan dikutip dari 1 Tesalonika 4 : 17a
Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
- Doa penutup khotbah
Pengkhotbah + Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4 "DI HATI KAMI TUHAN"

Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:
- Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
- Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
- Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.
Jemaat dipersilahkan duduk.
WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)
Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 453


Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"
Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.
Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:
- TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
- TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
- TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!
Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 453 : 3

Pengkhotbah : Shalom!!!
Jemaat : Shalom!!!















Tidak ada komentar:
Posting Komentar