SELAMAT DATANG, SELAMAT BERIBADAH DI GEREJA BNKP PADANG >>> 1. KEBAKTIAN PAGI JAM 08.00 WIB (BAHASA INDONESIA) - 2. KEBAKTIAN SIANG JAM 10.30 WIB (BAHASA NIAS) - 3. KEBAKTIAN SORE JAM 18.00 WIB (BAHASA INDONESIA) >>> Kebaktian Remaja Jam 13.00 WIB >>> Sekolah Minggu : Pagi Jam 08.00 WIB dan Siang Jam 10.30 WIB
Gambar 1
Pdt. Föna'aro Halawa, S.Th
Gambar 2
Petugas Kebaktian Pagi 15 Maret 2026
Gambar 1
Praeses 44 BNKP
Gambar 2
Petugas Kebaktian Siang 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Pagi 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Pagi 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Siang 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Siang 15 Maret 2026
Gambar 3
Organis, Songleader dan Multimedia 15 Maret 2026 | 08.00 WIB
Gambar 3
Organis, Songleader dan Multimedia 15 Maret 2026 | 10.30 WIB

30 Agustus 2026 (Bahasa Indonesia)

30 Agustus 2026

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dan salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, “Shalom!”

Jemaat : Shalom!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 20

  1. O Hari perteduhan di badai dunia,
    bak taman penghiburan kausambut yang lelah,
    bak sungai kau segarkan semangat yang gersang,
    bak Nebo kau tempatnya melihat Kanaan.

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : "Aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. dan mereka berseru, seorang kepada yang lain, katanya: ""Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya! (Yesaya 6: l b, 2a, 3). HALELUYA!"

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
"Ya Allah kami, Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus! Kami mengucapkan terima kasih pada-Mu, karena Tuhan menjadikan, menyelamatkan dan menguduskan kami melalui kasih-Mu. Lindungilah kami dari mara bahaya dan pencobaan, hiburlah kami pada waktu kesusahan, tuntunlah kami, bila kami tersesat, pimpinlah kami sampai akhir hidup kami agar kami masuk ke dalam kerajaan-Mu. Di sanalah kami memuji Tuhan dalam hati dan perkataan yang baru, oleh karena Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, yang hidup dan memerintah bersama dengan Engkau dan dengan Roh Kudus. AMIN!" Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 40

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Mazmur 119 : 101-112

101 Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku, supaya aku berpegang pada firman-Mu.
102 Aku tidak menyimpang dari hukum-hukum-Mu, sebab Engkaulah yang mengajar aku.
103 Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu bagi mulutku.
104 Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta.
105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.
106 Aku telah bersumpah dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum-hukum-Mu yang adil.
107 Aku sangat tertindas, ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.
108 Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian berkenan kepada-Mu, ya TUHAN, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku.
109 Aku selalu mempertaruhkan nyawaku, namun Taurat-Mu tidak kulupakan.
110 Orang-orang fasik telah memasang jerat terhadap aku, tetapi aku tidak sesat dari titah-titah-Mu.
111 Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya, sebab semuanya itu kegirangan hatiku.
112 Telah kucondongkan hatiku untuk melakukan ketetapan-ketetapan-Mu, untuk selama-lamanya, sampai saat terakhir.


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 285:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Tuhan, Allah kami yang Mahabesar dan Mahakasih. Kami orang berdosa ini menyadari bahwa kami tidak sepantasnya menghadap hadirat-Mu oleh karena dosa-dosa kami. Kami sering melanggar titah-Mu, baik dalam pikiran, maupun dalam ucapan dan perilaku kami setiap hari. Kami tidak sanggup membilangi dosa-dosa kami, dan tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Mu ya, Tuhan."

Liturgos : Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... (Jemaat berdoa dalam hati sambil diiringi musik instrumental)

Liturgos : "Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Demikianlah firman Tuhan: Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu, seperti kabut diterbangkan angin, dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau. (Yesaya 44:22). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari 2 Timotius 4 : 6-8

6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari Yeremia 15 : 15-21
  2. 15 Engkau mengetahuinya; ya TUHAN, ingatlah aku dan perhatikanlah aku, lakukanlah pembalasan untukku terhadap orang-orang yang mengejar aku. Janganlah membiarkan aku diambil, karena panjang sabar-Mu, ketahuilah bagaimana aku menanggung celaan oleh karena Engkau!
    16 Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.
    17 Tidak pernah aku duduk beria-ria dalam pertemuan orang-orang yang bersenda gurau; karena tekanan tangan-Mu aku duduk sendirian, sebab Engkau telah memenuhi aku dengan geram.
    18 Mengapakah penderitaanku tidak berkesudahan, dan lukaku sangat payah, sukar disembuhkan? Sungguh, Engkau seperti sungai yang curang bagiku, air yang tidak dapat dipercayai.
    19 Karena itu beginilah jawab TUHAN: "Jika engkau mau kembali, Aku akan mengembalikan engkau menjadi pelayan di hadapan-Ku, dan jika engkau mengucapkan apa yang berharga dan tidak hina, maka engkau akan menjadi penyambung lidah bagi-Ku. Biarpun mereka akan kembali kepadamu, namun engkau tidak perlu kembali kepada mereka.
    20 Terhadap bangsa ini Aku akan membuat engkau sebagai tembok berkubu dari tembaga; mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau untuk menyelamatkan dan melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN.
    21 Aku akan melepaskan engkau dari tangan orang-orang jahat dan membebaskan engkau dari genggaman orang-orang lalim."

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari Yeremia 15 : 16b
  5. Firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 426

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 426 : 4

Pengkhotbah : Shalom!!!

Jemaat : Shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

30 Agustus 2026 (Bahasa Nias)

30 Agustus 2026

[Tedöni dorosi, möi ndra sohalöwö bakha ba gosali, ba lahalö wangahono dödö banua niha Keriso ba wangondrasi ba ba wasumangeta khö Lowalangi]

FANGOWAI BA FOGAONI

FANGOWAI
Liturgos : Ya’ami banua Zo’aya, Ya somuso tödö ba sowuawua tödö ami ba we’amöi föna Keriso ma’ökhö andre, ma’owai ami fefu, Ya’ahowu!

Jemaat : Ya'ahowu!

Liturgos : Yafao-fao khömi Lowalangi!

Jemaat : Ya fao khöu Geheha-Nia!

FOGAONI
Liturgos : Da ta’owuawua’ö dödöda wangondrasi Yehowa, da ta’omusoi’ö dödöda ba wamalua fasumangeta khö Lowalangi. Tasuno Ia, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 2

  1. Suno Zo’aya me Ibè mbuala, me Idozigö wame’e si sökhi.
    Ba no fahöna Ibè ba zamati, suno Zo’aya.
  2. Suno Zo’aya Irorogö ita, I’ohe ita ba lala satulö.
    Dozi niha sedöna ae molo’ö, suno Zo’aya.
  3. Suno Zo’aya me lö aefa’aefa, oi Ihörögö zamati khö-Nia.
    Afu khö-Nia manötöna ira, suno Zo’aya.
  4. Suno Zo’aya me kubalo Ia, Ifolombase, Ibe’e zabönö.
    Ifasao ita ba zahono dödö, suno Zo’aya.
  5. Suno Zo’aya sanimba te’ala, si no elungu, I’ohe ba lala.
    Ibe’e wotu ba famangelama, suno Zo’aya.
  6. Suno Zo’aya solului khöda, na tebai ita ba wolawa horö.
    Itolo ita ba wasöndratada, suno Zo’aya.
  7. Suno Zo’aya me Ibe Geheha, sondrara tödö na tosasa ita.
    Oi Ifasao, Itolo göi ba lala, suno Zo’aya.
  8. Suno Zo’aya si lö faröi khöda, he no faröi khöda fefu nawöda.
    Lö sa faröi khöda Lowalangida, suno Zo’aya.

FANGA’ARO’Ö WA’OWULO (VOTUM)
Liturgos : Da tahonogö dödöda ba wariawösa, ba ba wa ha sambua khö Lowalangi, muzizio zato. No owulo ita ba da’e, ba döi Lowalangi Ama, ba ba döi Nono-Nia Yesu Keriso, ba ba döi Geheha Ni’amoni’ö. Fangorifida ha ba döi Yehowa si no momböi banua si yaẅa awö danö!

Jemaat : Yaduhu!

Liturgos : Ba u’ila Zo’aya, sidadao ba dadaoma sebua, si no alawa: anönö gosali ahe mbaru-Nia. Serafi föna-Nia, önö gafi zamösa. Dua mbalubalu mbawa ba dua mbalubalu gahe ba dua ba wehombo. Ba faoma lamanemane we’ao khö nawöra: Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö Yehowa ngahönö andrö; no anönö lakhömi-Nia guli danö ma’asagörö. (Yesaya 6:1b, 2-3) HALELUYA!

Liturgos : Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi Ama, Ono ba Eheha Ni’amoni’ö. Möiga mangalulu ba wangandrö saohagölö me no örorogö, ö’orifi, ba öbohouniga fa’omasi-Mö andrö. Ma’andrö khö-U, tohugö wa’ebua dödö-U khöma, rorogöga ba ngawalö de’ala, efa’öga ba wanandraigö, rara dödö ba ngawalö gabula dödö, tundreheni fa böi alau ndra’aga. Fatöröga ba zomasi Ndra’ugö irugi gamozua, fa makhamö nahia ba zi so Ya’ugö. Si lö mo’aetufa nisuno ba nifolakhömi Ndra’ugö, awö Zo’aya ya’aga Yesu Keriso ba Eheha Ni’amoni’ö, Yaduhu!" Mudadao Zato

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 272

  1. Omasido, omasido, Yesu, si möi mangatulö.
    Ha khö-Nia so wangefa, me sahakhö tödö Ia,
    na so wangesa dödö.
  2. Da fao ita, da fao ita, tabu ta’ondrasi Yesu.
    Me Ya’ia khöda lala, fa’auri ba fa’aduhu
    irugi zi lö aetu.

FOMBASO TAROMALI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIFÖFÖNA)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura Sinunö 119 : 101-112

101 Lõ urai uhundragõ lala si lõ sõkhi, ena’õ u’o’õ limõ andrõ.
102 Lõ ubõhõli zatulõ andrõ khõu; me no õfahaõ ndra’odo.
103 Wa’ami ba lelagu gamabu’ula limõ andrõ; ami moroi ba we wani ba mbawagu!
104 Fangatuatuagu goroisamõ andrõ; andrõ u’ogorofi fefu lala waya andrõ.
105 Fandru fõna gahegu daroma limõ andrõ, ba haga ba lalagu.
106 No fahõlu ndra’odo, ba u’o’õ, ba wanõngõni amakhoitamõ andrõ, si no atulõ.
107 No aõndrõ sibai ndra’odo. He Yehowa orifi ndra’o, fatõrõ ba limõ andrõ?
108 Ena’õ na omasi ndra’ugõ game’ela mbewegu andrõ, soroi ba dõdõ, ya’ugõ Yehowa, ba ena’õ na õfahaõ ndra’odo ba gamakhoitamõ andrõ.
109 Ugogohe tangagu nosogu, si lõ mamalõmalõ, ba lõ olifudo goroisamõ andrõ.
110 No lalau wesu khõgu sebua horõ andrõ, ba lõ selungu ndra’o, lõ nibõhõligu oroisamõ andrõ.
111 Tána khõgu, irugi zi lõ aetu, wamaduhu’õmõ andrõ, me no fa’omuso dõdõgu.
112 No aolo dõdõgu ba wolo’õ amakhoitamõ andrõ, si lõ mamalõmalõ, irugi gamozua.

Si manö daroma Li Lowalangi, da tatema’ö faoma sinunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 20 : 1

FANGANDRÖ FANGEFA HORÖ
Liturgos : Ya’ami ira talifusö, Na taŵa’ö lö horöda, ba talimo ita, ba si duhu lö’ö ba dödöda. Na ta’ombakha’ö horöda, ba lö faröi Ia, ba no satulö Ia, fa I’efa’ö khöda horö andrö, Ihaogö ita, awö wa Iheta fefu zi lö atulö. Andrö da möi ita föna Lowalangi si fao fangidengide’ö ba wangombakha horöda, muzizio zato.
Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi, si lö ambö fa’abölö, ba si no fahöna fa’omasi. Mafaduhu’ö wa tenga sinangea ndra’aga tanö föna-Mö, me no fahöna horö si no mafalua i’otarai iraono ndra’aga, he ba wehedema, era’era dödöma, awö gamuatama si lö faudu ba daroma Li-Mö. Andrö möiga khö-U ba wangandrö fa’ahakhö dodo-U, ena’ö ö’efa’ö khöma horöma andrö, si no mafalua, irege sohahau tödö ndra’aga wanohugö fekolima ba zi so fönama si faudu ba zomasi Ndra’ugö. Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu!"

Liturgos : Mangandrö ba dödö zamösana föna Lowalangi… (Mangandrö zamösana sambil diiringi musik instrumen)

Liturgos : Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu! “NA UBINI’Ö HORÖGU KHÖ YESU”

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 224 : 1

Liturgos : Utayaigö golalöwamö, si mane lawuo, awö horöu, si mane sau. Tema fuli’ö khö-Gu, me no U’orifi ndra’ugö” (Yesaya 44:22) Lakhömi khö Lowalangi si yawa!

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 450

Liturgos : Dumadao Zato!

FOMBASO TAROMA LI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIBOHOU)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura II Timoteo 4 : 6-8

6 Ya’odo sa, ba nibe’e sumange sa’ae, ba lõ ara tõ, ba irugi baw~a wangefagu andrõ.
7 Fasõndrata si sõkhi andrõ, ba no ulau, ba tõrõw~a andrõ, ba no u’o’ozui, lõ nibõhõligu famati andrõ.
8 Ba iada’e sa’ae, ba no mufõfõ’õ khõgu dakula ba wa’atulõ dõdõ andrõ, nibe’e Zo’aya andrõ, sangatulõ’õ fanguhuku, khõgu dania, na luo safuria andrõ, ba tenga ha khõgu, idozigõ gõi zangomasi’õ fa’ato’elenia andrõ.

Ya’ahowu zamondrongo taroma Li Lowalangi ba same’e ba dödö (Luka 11:28)

Jemaat : Yaduhu!

FANGOWULOI FASÖMBATA
Liturgos : Iada’e tebe’e khöda ginötö ba wolohe fasömbatada khö Lowalangi. Ta’osamuzaigö wame’e, he fasömbata si föföna, ba si manö göi zi mendrua awö zi medölu. Ba si oföna ua da tafondrondrongo Li Lowalangi me imane: "Ba da’ö niwa’ögu: Na so zangatalisi tanömö, ba lö oya’oya ibasi, ba na so zi lö alimagö tanömö, ba oya göi ibasi dania. Ba balazi dödö zamösana; böi abu dödö, ba tenga niforege; si no aoha gölö fame’e, da’ö sa zomasi Lowalangi." (II Korindro 9:6-7)
Tafa’ema föna wasömbata khö Lowalangi, ba manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 261

2. Ya’e zumange fasömbata ma be’e soroi ba dödöma.
3. Ya’e zumange fasömbata buala si’otarai Nama.
4. Ya’e zumange fasömbata, boto, noso, ba fa’aurima.
5. Ya’e zumange fasömbata, lö irugi zomasi dödö-U.
6. Ya’e zumange fasömbata, ma’aohasi gölö Zo’aya.

Liturgos : Da tafasao wasömbatada andre föna Lowalangi, musindro ita fefu.
[Koordinator Pelayan mangandrö. Na inötö wama'ema fasömbata Ni'ofulu, aefa wangandrö Koordinator Pelayan, ba ifa'ema Daroma Li Lowalangi Sangai Huhuo Sebua (Pendeta)]

Liturgos : Mudadao Zato!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Da tafa’anö dödöda wamondrongo taroma Li Lowalangi, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 163

[Pengkhotbah Möi ba Mimbar]

HUHUO SEBUA
Pengkhotbah : Ya irorogö dödömi, awö gera’erami fa’ohahau dödö andrö, khö Lowalangi, sabölö moroi ba gera’era niha fefu, ba khö Keriso Yesu. Mangandrö ita...[Fangadrö Famokai Huhuo Sebua] Amin.

  1. Fombaso Taroma Li Lowalangi moroi ba zura Yeremia 15 : 15-21
  2. 15 Õ’ila sa’ae, ya’ugõ Yehowa! Tõrõ tõdõu ndra’odo, tolodo ba lau mbalõgu ba zolohi ya’odo; bõi bunudo, ba wa’ebolo dõdõu andrõ [khõra]: tõrõ tõdõu, wa no bõrõ ndra’ugõ, wa ulu’i wa’aila!
    16 Falukhado daroma li khõu, ba no amaedola gõgu, ba tobali fa’omuso dõdõgu daroma liu andrõ, ba fa’owuawua dõdõgu, no tõimõ mbõrõ wamotõi ya’odo, ya’ugõ Yehowa, Lowalangi ngahõnõ.
    17 Lõ sorududo fedaodao ba zomuso tõdõ, fa ma’ikido ena’õ: ba dangau andrõ, ba no tonia ndra’o wedadao, me no fahõna wa lõ sõkhisõkhi dõdõgu õbe’e.
    18 Hana wa lõ’õ sa’ae mamalõmalõ wa’afõkhõ andrõ khõgu, ba hana wa monananana zokhogu andrõ, fa tebai nifadõhõ? Hadia, amaedola mbombo si falimo ndra’ugõ khõgu, idanõ saetu’aetu?
    19 Andrõ imane Yehowa: Na õfuli’õ, ba ufuli utehe khõu wangondrasi ya’odo, ba na õ’oniagõ ira zi nangea zi lõ sõkhi, ba amaedola mbawagu zui ndra’ugõ? Ya’ira zi otahagõ ya’ugõ, ba ya’ugõ, ba lõ õ’otahogõ ira.
    20 Ba ube’e ba’aba’a tõla saró ndra’ugõ fõna niha andrõ, ba na fasõndra ira khõu, ba tebai lalawa ndra’ugõ, so sa’ae ndra’odo ba ngaiu, ba wanolo ya’ugõ ba ba wangorifi ya’ugõ — iwa’õ Yehowa.
    21 Ba u’efa’õ ndra’ugõ ba danga zi lõ sõkhi ba ba gokhõ zamakao.

  3. Famotokhi Taromali Lowalangi
  4. Sinanö ba dödö tehalö moroi ba zura Yeremia 15 : 16b
  5. Ba tobali fa’omuso dõdõgu daroma liu andrõ, ba fa’owuawua dõdõgu.

  6. Fangandrö Fondruhö Wamotokhi Taromali

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 154

TUHO WAMATI
Liturgos : Me no tarongo daroma Li Lowalangi, ba da tafaogö lida wamaduhu’ö famatida ya’ita niha Keriso föna Lowalangi, muzizio ita fefu... endronga lida:

  • Ya’o mamati khö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö, somböi banua si yaẅa awö danö.
  • Ya’o mamati khö Yesu Keriso, So’aya ya’ita, Ono Lowalangi si ha samösa, nitema nina-Nia Maria khö Geheha Ni’amoni’ö, ono nono alawe Ia, no manaögö huku Ia, barö mbawa Fondrio Filato, teforöfa Ia, mate, ba lako’o. No möi Ia ba mbanua niha tou, no maoso Ia moroi ba ngai zimate me no irugi tölu ngaluo. No manahae Ia, möi ba zorugo, dumadao ba gambölö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö. I’otarai da’ö mangawuli Ia dania ba wanguhuku niha sauri, awö zi no mate.
  • Ya’o mamati khö Geheha Ni’amoni’ö, ba ufati ha sambua mbanua ni’amoni’ö, fefu niha Keriso, fa’awösa niha ni’amoni’ö, ba fangefa horö, ba femaoso mboto zimate, ba fa’auri si lö aetu. Yaduhu!
Liturgos : Mudadao Zato.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 279

  1. Oroma’ö lalama ba haga-Mö.
    Me asese tobini ba telumö.
    Lakhömi gulidanö zolumö’ö.
    Ba gisö’isö dödö soya manö.
  2. Ya’ugö gubaloma si lö faröi.
    Sanuturu lalama ba wekoli.
    He oya nemalima sangalani.
    Ö’ila ötenawa ba Öfoloi.

FANGANDRÖ SALAHI + FAMATENGE + HOWUHOWU
Pengkhotbah : Sumindro ita fefu, mangandrö ita: (tetohugö) "Ba döi Zo’aya ya’aga Yesu Keriso, si no mamahaö ya’aga ba wangandrö mamane:"

Pengkhotbah + Jemaat :
He Ama khöma si so ba zorugo, ya te’amoni’ö döi-U. Ya tobali banua-U fefu niha, ya itörö zomasi Ndra’ugö, hulö ba zorugo, ya si manö göi ba gulidanö. öma sirugi ma’ökhö be’e khöma ma’ökhö andre. Ba efa’ö khöma horöma, si mane fangefa’öma sala ba zi so sala khöma. Böi ohe ndra’aga ba wanandraigö, efa’öga ba zi lö sökhi. Me ya’ugö zamatörö banua-U, ba sokhö fa’abölö, awö lakhömi, irugi zi lö aetu. Yaduhu.

Pengkhotbah : Mi’angawuli sifao fa’ohahau dödö, yatobali ami sura Keriso, samaduhu’ö Ya’ia ba lala wa’aurimi sero ma’ökhö, ba mitema howuhowu Lowalangi:

  • Ya mufahowu’ö ami Lowalangi, Ya murorogö ami;
  • Ya mufohaga mbawa-Nia khömi, Ya mu’ebua’ö dödö-Nia khömi;
  • Ya mufalemba hörö-Nia khömi, Ya mubè’e wa’ohahau dödö khömi fefu. Yaduhu!
Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 279

  1. Aro’ö wamatima wanöngöni.
    Li-Mö si no Öwa’ö ba zamati.
    Wa dozi sanau ölö si lö faröi.
    Duhu wa oi latema wangorifi.

Pengkhotbah : Ya'ahowu!!!

Jemaat : Ya'ahowu!!!

*** IBADAH SELESAI ***

23 Agustus 2026 (Bahasa Indonesia)

23 Agustus 2026

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dan salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, “Shalom!”

Jemaat : Shalom!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 6

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : "Aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. dan mereka berseru, seorang kepada yang lain, katanya: ""Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya! (Yesaya 6: l b, 2a, 3). HALELUYA!"

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
"Ya Allah kami, Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus! Kami mengucapkan terima kasih pada-Mu, karena Tuhan menjadikan, menyelamatkan dan menguduskan kami melalui kasih-Mu. Lindungilah kami dari mara bahaya dan pencobaan, hiburlah kami pada waktu kesusahan, tuntunlah kami, bila kami tersesat, pimpinlah kami sampai akhir hidup kami agar kami masuk ke dalam kerajaan-Mu. Di sanalah kami memuji Tuhan dalam hati dan perkataan yang baru, oleh karena Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, yang hidup dan memerintah bersama dengan Engkau dan dengan Roh Kudus. AMIN!" Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 37a

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Amos 5 : 24-27

24 Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir."
25 "Apakah kamu mempersembahkan kepada-Ku korban sembelihan dan korban sajian, selama empat puluh tahun di padang gurun itu, hai kaum Israel?
26 Kamu akan mengangkut Sakut, rajamu, dan Kewan, dewa bintangmu, patung-patungmu yang telah kamu buat bagimu itu,
27 dan Aku akan membawa kamu ke dalam pembuangan jauh ke seberang Damsyik," firman TUHAN, yang nama-Nya Allah semesta alam.


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 285:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Tuhan, Allah kami yang Mahabesar dan Mahakasih. Kami orang berdosa ini menyadari bahwa kami tidak sepantasnya menghadap hadirat-Mu oleh karena dosa-dosa kami. Kami sering melanggar titah-Mu, baik dalam pikiran, maupun dalam ucapan dan perilaku kami setiap hari. Kami tidak sanggup membilangi dosa-dosa kami, dan tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Mu ya, Tuhan."

Liturgos : Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... (Jemaat berdoa dalam hati sambil diiringi musik instrumental)

Liturgos : "Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Demikianlah firman Tuhan: Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu, seperti kabut diterbangkan angin, dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau. (Yesaya 44:22). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Yohanes 1 : 12-18

12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku."
16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari Efesus 4 : 7-16
  2. 7 Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.
    8 Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia."
    9 Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah?
    10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.
    11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
    13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
    14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
    15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
    16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari Efesus 4 : 15
  5. Tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 350

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 350

Pengkhotbah : Shalom!!!

Jemaat : Shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

23 Agustus 2026 (Bahasa Nias)

23 Agustus 2026

[Tedöni dorosi, möi ndra sohalöwö bakha ba gosali, ba lahalö wangahono dödö banua niha Keriso ba wangondrasi ba ba wasumangeta khö Lowalangi]

FANGOWAI BA FOGAONI

FANGOWAI
Liturgos : Ya’ami banua Zo’aya, Ya somuso tödö ba sowuawua tödö ami ba we’amöi föna Keriso ma’ökhö andre, ma’owai ami fefu, Ya’ahowu!

Jemaat : Ya'ahowu!

Liturgos : Yafao-fao khömi Lowalangi!

Jemaat : Ya fao khöu Geheha-Nia!

FOGAONI
Liturgos : Da ta’owuawua’ö dödöda wangondrasi Yehowa, da ta’omusoi’ö dödöda ba wamalua fasumangeta khö Lowalangi. Tasuno Ia, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 7

  1. Dönisido khö-Mö he Yesu, ya khö-U manö sa’ae wa’aurigu.
    Ya so ba dödögu Geheha, sangila mamasao ya’odo khö-U.
    Afu’afugu lö uböhöli, wangalulu khö-Mö, Sangorifi.
  2. Tolo ndra’odo he So’aya, ena’ö sökhi wanunögu khö-U.
    Fa böi tobali fayafaya, wolaugu khö-U sinunö sibohou.
    Ena’ö sango’ou tödögu göi, Geheha-Mö andrö si lö faröi.

FANGA’ARO’Ö WA’OWULO (VOTUM)
Liturgos : Da tahonogö dödöda ba wariawösa, ba ba wa ha sambua khö Lowalangi, muzizio zato. No owulo ita ba da’e, ba döi Lowalangi Ama, ba ba döi Nono-Nia Yesu Keriso, ba ba döi Geheha Ni’amoni’ö. Fangorifida ha ba döi Yehowa si no momböi banua si yaẅa awö danö!

Jemaat : Yaduhu!

Liturgos : Ba u’ila Zo’aya, sidadao ba dadaoma sebua, si no alawa: anönö gosali ahe mbaru-Nia. Serafi föna-Nia, önö gafi zamösa. Dua mbalubalu mbawa ba dua mbalubalu gahe ba dua ba wehombo. Ba faoma lamanemane we’ao khö nawöra: Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö Yehowa ngahönö andrö; no anönö lakhömi-Nia guli danö ma’asagörö. (Yesaya 6:1b, 2-3) HALELUYA!

Liturgos : Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi Ama, Ono ba Eheha Ni’amoni’ö. Möiga mangalulu ba wangandrö saohagölö me no örorogö, ö’orifi, ba öbohouniga fa’omasi-Mö andrö. Ma’andrö khö-U, tohugö wa’ebua dödö-U khöma, rorogöga ba ngawalö de’ala, efa’öga ba wanandraigö, rara dödö ba ngawalö gabula dödö, tundreheni fa böi alau ndra’aga. Fatöröga ba zomasi Ndra’ugö irugi gamozua, fa makhamö nahia ba zi so Ya’ugö. Si lö mo’aetufa nisuno ba nifolakhömi Ndra’ugö, awö Zo’aya ya’aga Yesu Keriso ba Eheha Ni’amoni’ö, Yaduhu!" Mudadao Zato

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 188

  1. Da u’andrö khö-U, he Yesu, bè Geheha sohagaini tödögu.
    Fa uröi zogömigömi, simöi börö wangala ba famunu.
  2. No oya gabula dödö, somba’agö famatigu ba khö-Mö.
    Hatö’ögö khögu, Yesu, afu so khögu wa’ahono dödö.
  3. Bè khögu wanaha tödö, ba fangenanö wanörö lalagu.
    Afu lö fa’ate’ala he no ifasui ndra’o si fa’udu.
  4. Heta mbalubalu dödö somba’agö khögu lala sindruhu.
    Ena’ö na sanau ölö, ba silö faröi ndra’odo khö-U, Yesu.
  5. Utötöna wa urugi, ba ukhamö gahonota dödögu.
    Na Yesu zifao awögu, ba omuso göi dödögu, Yaduhu.

FOMBASO TAROMALI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIFÖFÖNA)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura Amosi 5 : 24-27

24 Ba ena’õ na mangumbungumbu zatulõ lala, timba nidanõ; ba huku satulõ, ba ena’õ na timba mbombo, si tebai ogo’õ!
25 Hadia, no mibe’e khõgu zumange nitaba ba ame’ela, ba danõ si mate no, si õfa wulu fakhe wa’ara; ya’ami Iraono Gizeraëli?
26 Ba mi’osa’õ Zikuti andrõ, razomi, ba Kewana andrõ, Lowalangimi, famaedo andrõ khõmi, nifazõkhimi!
27 Ba ube’e ni’oloi’õ ami, amaedola nitibo’õ, irugi ba zi tambai Ndramaseko, iwa’õ Yehowa — Lowalangi ngahõnõ dõinia.

Si manö daroma Li Lowalangi, da tatema’ö faoma sinunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 20 : 1

FANGANDRÖ FANGEFA HORÖ
Liturgos : Ya’ami ira talifusö, Na taŵa’ö lö horöda, ba talimo ita, ba si duhu lö’ö ba dödöda. Na ta’ombakha’ö horöda, ba lö faröi Ia, ba no satulö Ia, fa I’efa’ö khöda horö andrö, Ihaogö ita, awö wa Iheta fefu zi lö atulö. Andrö da möi ita föna Lowalangi si fao fangidengide’ö ba wangombakha horöda, muzizio zato.
Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi, si lö ambö fa’abölö, ba si no fahöna fa’omasi. Mafaduhu’ö wa tenga sinangea ndra’aga tanö föna-Mö, me no fahöna horö si no mafalua i’otarai iraono ndra’aga, he ba wehedema, era’era dödöma, awö gamuatama si lö faudu ba daroma Li-Mö. Andrö möiga khö-U ba wangandrö fa’ahakhö dodo-U, ena’ö ö’efa’ö khöma horöma andrö, si no mafalua, irege sohahau tödö ndra’aga wanohugö fekolima ba zi so fönama si faudu ba zomasi Ndra’ugö. Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu!"

Liturgos : Mangandrö ba dödö zamösana föna Lowalangi… (Mangandrö zamösana sambil diiringi musik instrumen)

Liturgos : Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu! “NA UBINI’Ö HORÖGU KHÖ YESU”

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 224 : 1

Liturgos : Utayaigö golalöwamö, si mane lawuo, awö horöu, si mane sau. Tema fuli’ö khö-Gu, me no U’orifi ndra’ugö” (Yesaya 44:22) Lakhömi khö Lowalangi si yawa!

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 450

Liturgos : Dumadao Zato!

FOMBASO TAROMA LI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIBOHOU)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura Yohane 1 : 12-18

12 Ba ha wa’ato zamonaha ya’ia, khõra itehe, tobali ono Lowalangi ira, khõ zamati ba dõinia andrõ.
13 Tenga moroi ba ndro tumbu ira, ba tenga moroi ba wa’edõna nõsi niha ba tenga moroi ba wa’edõna ndra matua, moroi ba Lowalangi tumbu ira.
14 Ba no tobali õsi niha daroma li andrõ, ba no so ia khõda, ba no anehega lakhõminia, hulõ lakhõmi Nono, si ha sambua khõ Nama, si no a’oi so fa’ebua dõdõ, awõ wa’aduhu.
15 Ifaduhu’õ ia Yohane, mu’ao ia, imane: Ya’ia da’õ, niwa’õgu: Fõnagu zi so furigu dania, me no ofõna ia moroi khõgu.
16 Me no manema ita fefu fa’ebua dõdõ si lõ aetu’aetu moroi ba zi no a’oi so khõnia.
17 Sama’ema oroisa Moze, ba khõ Yesu Keriso mbõrõta wa’ebua dõdõ ba bõrõta wa’aduhu.
18 Lõ irai i’ila Lowalangi niha, da’õ zanutunõ khõda, Ono andrõ, si ha sambua, si so ba gaheta Nama.

Ya’ahowu zamondrongo taroma Li Lowalangi ba same’e ba dödö (Luka 11:28)

Jemaat : Yaduhu!

FANGOWULOI FASÖMBATA
Liturgos : Iada’e tebe’e khöda ginötö ba wolohe fasömbatada khö Lowalangi. Ta’osamuzaigö wame’e, he fasömbata si föföna, ba si manö göi zi mendrua awö zi medölu. Ba si oföna ua da tafondrondrongo Li Lowalangi me imane: "Ba da’ö niwa’ögu: Na so zangatalisi tanömö, ba lö oya’oya ibasi, ba na so zi lö alimagö tanömö, ba oya göi ibasi dania. Ba balazi dödö zamösana; böi abu dödö, ba tenga niforege; si no aoha gölö fame’e, da’ö sa zomasi Lowalangi." (II Korindro 9:6-7)
Tafa’ema föna wasömbata khö Lowalangi, ba manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 261

2. Ya’e zumange fasömbata ma be’e soroi ba dödöma.
3. Ya’e zumange fasömbata buala si’otarai Nama.
4. Ya’e zumange fasömbata, boto, noso, ba fa’aurima.
5. Ya’e zumange fasömbata, lö irugi zomasi dödö-U.
6. Ya’e zumange fasömbata, ma’aohasi gölö Zo’aya.

Liturgos : Da tafasao wasömbatada andre föna Lowalangi, musindro ita fefu.
[Koordinator Pelayan mangandrö. Na inötö wama'ema fasömbata Ni'ofulu, aefa wangandrö Koordinator Pelayan, ba ifa'ema Daroma Li Lowalangi Sangai Huhuo Sebua (Pendeta)]

Liturgos : Mudadao Zato!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Da tafa’anö dödöda wamondrongo taroma Li Lowalangi, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 163

[Pengkhotbah Möi ba Mimbar]

HUHUO SEBUA
Pengkhotbah : Ya irorogö dödömi, awö gera’erami fa’ohahau dödö andrö, khö Lowalangi, sabölö moroi ba gera’era niha fefu, ba khö Keriso Yesu. Mangandrö ita...[Fangadrö Famokai Huhuo Sebua] Amin.

  1. Fombaso Taroma Li Lowalangi moroi ba zura Efeso 4 : 7-16
  2. 7 Ba dozi ita, ba no mube’e wa’ebua dõdõ andrõ, dali ndrohundrohu mbuala Keriso andrõ;
    8 andrõ imane sama’ele’õ: ”No numalõ ia miyawa, ba no i’ohe nikuru, ba no mamuala ia ba niha.”
    9 Ba hadia geluaha, wa ”no numalõ ia miyawa”, na tenga wa no numalõ ia mitou gõi ua, ba mbanua tou?
    10 Si no numalõ mitou andrõ, da’õ gõi zi no numalõ miyawa, yawa zorugo fefu, ena’õ ifo’ahonoa fefu hadia ia.
    11 Ba ya’ia gõi zangohonogõi: sinenge õsa, ba sama’ele’õ õsa, ba sangombakha turia somuso dõdõ õsa, ba kubalo õsa, ba samahaõ,
    12 ba wangehao ni’amoni’õ andrõ, ba halõwõ andrõ, nihalõ, ba wama’anõ boto Keriso andrõ,
    13 ena’õ oi takhamõ, fa ha sara dõdõ wamati, ba fa aboto ba dõdõda Nono Lowalangi, fa ira matua, si no mo’ahonoa, ita, dali ndrohundrohu wa’ebua Keriso andrõ, si no mo’ahonoa.
    14 Bõi sa’ae iraono ita, nifaheuheu ba nifangõ õngõrõ ba nangi wamahaõ andrõ, fefu, hadia ia ngawalõ, moroi ba walimosa niha, moroi ba wa’onekhe, ba wolohe ba gowõhõna;
    15 ena’õ na atulõ ita, ba wa’omasi andrõ, ba ena’õ na manõi fefu hadia ia, ba khõnia, si no tobali hõgõ, Keriso.
    16 Ba khõnia mobõrõ, wa tefa’anõ mboto andrõ, ma’asambua, awõ wa tefabõbõ, ba wamakhai andrõ fefu, ba dolotolo andrõ, dali wa’abõlõ andrõ, ba zi no motána zambuana, ena’õ tobali boto, ba wa’atedounia, ba wa’omasi.

  3. Famotokhi Taromali Lowalangi
  4. Sinanö ba dödö tehalö moroi ba zura Efeso 4 : 15
  5. Ena’õ na atulõ ita, ba wa’omasi andrõ, ba ena’õ na manõi fefu hadia ia, ba khõnia, si no tobali hõgõ, Keriso.

  6. Fangandrö Fondruhö Wamotokhi Taromali

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 154

TUHO WAMATI
Liturgos : Me no tarongo daroma Li Lowalangi, ba da tafaogö lida wamaduhu’ö famatida ya’ita niha Keriso föna Lowalangi, muzizio ita fefu... endronga lida:

  • Ya’o mamati khö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö, somböi banua si yaẅa awö danö.
  • Ya’o mamati khö Yesu Keriso, So’aya ya’ita, Ono Lowalangi si ha samösa, nitema nina-Nia Maria khö Geheha Ni’amoni’ö, ono nono alawe Ia, no manaögö huku Ia, barö mbawa Fondrio Filato, teforöfa Ia, mate, ba lako’o. No möi Ia ba mbanua niha tou, no maoso Ia moroi ba ngai zimate me no irugi tölu ngaluo. No manahae Ia, möi ba zorugo, dumadao ba gambölö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö. I’otarai da’ö mangawuli Ia dania ba wanguhuku niha sauri, awö zi no mate.
  • Ya’o mamati khö Geheha Ni’amoni’ö, ba ufati ha sambua mbanua ni’amoni’ö, fefu niha Keriso, fa’awösa niha ni’amoni’ö, ba fangefa horö, ba femaoso mboto zimate, ba fa’auri si lö aetu. Yaduhu!
Liturgos : Mudadao Zato.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 501

  1. Omasido fao khö Yesu, omasido fao khö Yesu irugi zi lö aetu.
    Hewa’ae oya gakaola he no fahöna de’ala.
    So sa Keriso awögu sagötö fa’aurigu.
  2. He ya’ugö talifusö, he ya’ugö talifusö böi arörö dödömö.
    Ö’osambalö’ö dödö wangalui fangorifimö.
    Öfalua wangesa dödö ba ogorofi horö.

FANGANDRÖ SALAHI + FAMATENGE + HOWUHOWU
Pengkhotbah : Sumindro ita fefu, mangandrö ita: (tetohugö) "Ba döi Zo’aya ya’aga Yesu Keriso, si no mamahaö ya’aga ba wangandrö mamane:"

Pengkhotbah + Jemaat :
He Ama khöma si so ba zorugo, ya te’amoni’ö döi-U. Ya tobali banua-U fefu niha, ya itörö zomasi Ndra’ugö, hulö ba zorugo, ya si manö göi ba gulidanö. öma sirugi ma’ökhö be’e khöma ma’ökhö andre. Ba efa’ö khöma horöma, si mane fangefa’öma sala ba zi so sala khöma. Böi ohe ndra’aga ba wanandraigö, efa’öga ba zi lö sökhi. Me ya’ugö zamatörö banua-U, ba sokhö fa’abölö, awö lakhömi, irugi zi lö aetu. Yaduhu.

Pengkhotbah : Mi’angawuli sifao fa’ohahau dödö, yatobali ami sura Keriso, samaduhu’ö Ya’ia ba lala wa’aurimi sero ma’ökhö, ba mitema howuhowu Lowalangi:

  • Ya mufahowu’ö ami Lowalangi, Ya murorogö ami;
  • Ya mufohaga mbawa-Nia khömi, Ya mu’ebua’ö dödö-Nia khömi;
  • Ya mufalemba hörö-Nia khömi, Ya mubè’e wa’ohahau dödö khömi fefu. Yaduhu!
Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 501 : 4

  1. He ya’ita banuada, he ya’ita banuada moguna mangelama.
    Me no oya sa dandrawa no ifazaewe afökha.
    Da tahalö baluseda daromali Zo’aya.

Pengkhotbah : Ya'ahowu!!!

Jemaat : Ya'ahowu!!!

*** IBADAH SELESAI ***

16 Agustus 2026 (Bahasa Indonesia)

16 Agustus 2026

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dan salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, “Shalom!”

Jemaat : Shalom!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 251

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : "Aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. dan mereka berseru, seorang kepada yang lain, katanya: ""Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya! (Yesaya 6: l b, 2a, 3). HALELUYA!"

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
"Ya Allah kami, Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus! Kami mengucapkan terima kasih pada-Mu, karena Tuhan menjadikan, menyelamatkan dan menguduskan kami melalui kasih-Mu. Lindungilah kami dari mara bahaya dan pencobaan, hiburlah kami pada waktu kesusahan, tuntunlah kami, bila kami tersesat, pimpinlah kami sampai akhir hidup kami agar kami masuk ke dalam kerajaan-Mu. Di sanalah kami memuji Tuhan dalam hati dan perkataan yang baru, oleh karena Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, yang hidup dan memerintah bersama dengan Engkau dan dengan Roh Kudus. AMIN!" Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 31a

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Ulangan 16 : 18-20

18 "Hakim-hakim dan petugas-petugas haruslah kauangkat di segala tempat yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu, menurut suku-sukumu; mereka harus menghakimi bangsa itu dengan pengadilan yang adil.
19 Janganlah memutarbalikkan keadilan, janganlah memandang bulu dan janganlah menerima suap, sebab suap membuat buta mata orang-orang bijaksana dan memutarbalikkan perkataan orang-orang yang benar.
20 Semata-mata keadilan, itulah yang harus kaukejar, supaya engkau hidup dan memiliki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 285:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Tuhan, Allah kami yang Mahabesar dan Mahakasih. Kami orang berdosa ini menyadari bahwa kami tidak sepantasnya menghadap hadirat-Mu oleh karena dosa-dosa kami. Kami sering melanggar titah-Mu, baik dalam pikiran, maupun dalam ucapan dan perilaku kami setiap hari. Kami tidak sanggup membilangi dosa-dosa kami, dan tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Mu ya, Tuhan."

Liturgos : Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... (Jemaat berdoa dalam hati sambil diiringi musik instrumental)

Liturgos : "Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Demikianlah firman Tuhan: Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu, seperti kabut diterbangkan angin, dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau. (Yesaya 44:22). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Galatia 3 : 26-29

26 Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.
27 Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.
28 Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.
29 Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari Yesaya 56 : 1-8
  2. 1 Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan.
    2 Berbahagialah orang yang melakukannya, dan anak manusia yang berpegang kepadanya: yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang menahan diri dari setiap perbuatan jahat.
    3 Janganlah orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN berkata: "Sudah tentu TUHAN hendak memisahkan aku dari pada umat-Nya"; dan janganlah orang kebiri berkata: "Sesungguhnya, aku ini pohon yang kering."
    4 Sebab beginilah firman TUHAN: "Kepada orang-orang kebiri yang memelihara hari-hari Sabat-Ku dan yang memilih apa yang Kukehendaki dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku,
    5 kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama--itu lebih baik dari pada anak-anak lelaki dan perempuan--,suatu nama abadi yang tidak akan lenyap akan Kuberikan kepada mereka.
    6 Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama TUHAN dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku,
    7 mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.
    8 Demikianlah firman Tuhan ALLAH yang menghimpun orang-orang Israel yang terbuang: Aku akan menghimpunkan orang kepadanya lagi sebagai tambahan kepada orang-orangnya yang telah terhimpun."
    9 Hai segala binatang di padang, hai segala binatang di hutan, datanglah untuk makan!

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari Yesaya 56 : 1a
  5. Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 340

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 340 : 4

Pengkhotbah : Shalom!!!

Jemaat : Shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

MENU PILIHAN

PENDETA YANG MELAYANI

RADIO KRISTEN INDONESIA

RADIO KASIH RADIO PELITA KASIH RADIO SUARA GRACIA FM

SNK dan KETUA KOMISI PERIODE 2022-2027

JADWAL IBADAH

Pengunjung

Pertanyaan, Kritik & Saran