SELAMAT DATANG, SELAMAT BERIBADAH DI GEREJA BNKP PADANG >>> 1. KEBAKTIAN PAGI JAM 08.00 WIB (BAHASA INDONESIA) - 2. KEBAKTIAN SIANG JAM 10.30 WIB (BAHASA NIAS) - 3. KEBAKTIAN SORE JAM 18.00 WIB (BAHASA INDONESIA) >>> Kebaktian Remaja Jam 13.00 WIB >>> Sekolah Minggu : Pagi Jam 08.00 WIB dan Siang Jam 10.30 WIB
Gambar 1
Pdt. Föna'aro Halawa, S.Th
Gambar 2
Petugas Kebaktian Pagi 15 Maret 2026
Gambar 1
Praeses 44 BNKP
Gambar 2
Petugas Kebaktian Siang 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Pagi 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Pagi 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Siang 15 Maret 2026
Gambar 3
Kebaktian Siang 15 Maret 2026
Gambar 3
Organis, Songleader dan Multimedia 15 Maret 2026 | 08.00 WIB
Gambar 3
Organis, Songleader dan Multimedia 15 Maret 2026 | 10.30 WIB

31 Mei 2026 (Bahasa Indonesia)

0

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dan salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, “Shalom!”

Jemaat : Shalom!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 454

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : "Aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. dan mereka berseru, seorang kepada yang lain, katanya: ""Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya! (Yesaya 6: l b, 2a, 3). HALELUYA!"

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
"Ya Allah kami, Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus! Kami mengucapkan terima kasih pada-Mu, karena Tuhan menjadikan, menyelamatkan dan menguduskan kami melalui kasih-Mu. Lindungilah kami dari mara bahaya dan pencobaan, hiburlah kami pada waktu kesusahan, tuntunlah kami, bila kami tersesat, pimpinlah kami sampai akhir hidup kami agar kami masuk ke dalam kerajaan-Mu. Di sanalah kami memuji Tuhan dalam hati dan perkataan yang baru, oleh karena Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, yang hidup dan memerintah bersama dengan Engkau dan dengan Roh Kudus. AMIN!" Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 382

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Yesaya 44 : 1-8

1 "Tetapi sekarang, dengarlah, hai Yakub, hamba-Ku, dan hai Israel, yang telah Kupilih!
2 Beginilah firman TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan dan yang menolong engkau: Janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, dan hai Yesyurun, yang telah Kupilih!
3 Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.
4 Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai.
5 Yang satu akan berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain akan menyebut dirinya dengan nama Yakub, dan yang ketiga akan menuliskan pada tangannya: Kepunyaan TUHAN, dan akan menggelari dirinya dengan nama Israel."
6 Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.
7 Siapakah seperti Aku? Biarlah ia menyerukannya, biarlah ia memberitahukannya dan membentangkannya kepada-Ku! Siapakah yang mengabarkan dari dahulu kala hal-hal yang akan datang? Apa yang akan tiba, biarlah mereka memberitahukannya kepada kami!
8 Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku! Adakah Allah selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain, tidak ada Kukenal!"


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 285:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Tuhan, Allah kami yang Mahabesar dan Mahakasih. Kami orang berdosa ini menyadari bahwa kami tidak sepantasnya menghadap hadirat-Mu oleh karena dosa-dosa kami. Kami sering melanggar titah-Mu, baik dalam pikiran, maupun dalam ucapan dan perilaku kami setiap hari. Kami tidak sanggup membilangi dosa-dosa kami, dan tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Mu ya, Tuhan."

Liturgos : Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... (Jemaat berdoa dalam hati sambil diiringi musik instrumental)

Liturgos : "Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Demikianlah firman Tuhan: Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu, seperti kabut diterbangkan angin, dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau. (Yesaya 44:22). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari 2 Timotius 4 : 1-5

1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:
2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari Matius 28 : 16-20
  2. 16 Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.
    17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
    18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
    19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
    20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari Matius 28 : 19
  5. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 280

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 280 : 3

Pengkhotbah : Shalom!!!

Jemaat : Shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

31 Mei 2026 (Bahasa Nias)

31 Mei 2026

[Tedöni dorosi, möi ndra sohalöwö bakha ba gosali, ba lahalö wangahono dödö banua niha Keriso ba wangondrasi ba ba wasumangeta khö Lowalangi]

FANGOWAI BA FOGAONI

FANGOWAI
Liturgos : Ya’ami banua Zo’aya, Ya somuso tödö ba sowuawua tödö ami ba we’amöi föna Keriso ma’ökhö andre, ma’owai ami fefu, Ya’ahowu!

Jemaat : Ya'ahowu!

Liturgos : Yafao-fao khömi Lowalangi!

Jemaat : Ya fao khöu Geheha-Nia!

FOGAONI
Liturgos : Da ta’owuawua’ö dödöda wangondrasi Yehowa, da ta’omusoi’ö dödöda ba wamalua fasumangeta khö Lowalangi. Tasuno Ia, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 30

  1. Ba na ufaigi madala sihaga, na urongo weugu mbanua.
    Ba lö aetu wa’ahöli dödögu wangi’ila niwöwöi Yehowa.

    Lowalangi Fondrege Zebua, suno Ia Haleluya.
    Lowalangi Fondrege Zebua, suno Ia Haleluya.

  2. He So’aya na u’erönu tödö mbuala-Mö wangefa’ö horö.
    Tokea ndra’o me khögu tetöfaigö nibè Yesu do ni’amoni’ö.

    Lowalangi Fondrege Zebua, suno Ia Haleluya.
    Lowalangi Fondrege Zebua, suno Ia Haleluya.

  3. Na Ikaoni ndra’o dania So’aya, fondrege wa’omuso dödögu.
    Me fefu ni’andrögu no utema, wangi’ila lakhömi-Mö Yesu.

    Lowalangi Fondrege Zebua, suno Ia Haleluya.
    Lowalangi Fondrege Zebua, suno Ia Haleluya.

FANGA’ARO’Ö WA’OWULO (VOTUM)
Liturgos : Da tahonogö dödöda ba wariawösa, ba ba wa ha sambua khö Lowalangi, muzizio zato. No owulo ita ba da’e, ba döi Lowalangi Ama, ba ba döi Nono-Nia Yesu Keriso, ba ba döi Geheha Ni’amoni’ö. Fangorifida ha ba döi Yehowa si no momböi banua si yaẅa awö danö!

Jemaat : Yaduhu!

Liturgos : Ba u’ila Zo’aya, sidadao ba dadaoma sebua, si no alawa: anönö gosali ahe mbaru-Nia. Serafi föna-Nia, önö gafi zamösa. Dua mbalubalu mbawa ba dua mbalubalu gahe ba dua ba wehombo. Ba faoma lamanemane we’ao khö nawöra: Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö, Ni’amoni’ö Yehowa ngahönö andrö; no anönö lakhömi-Nia guli danö ma’asagörö. (Yesaya 6:1b, 2-3) HALELUYA!

Liturgos : Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi Ama, Ono ba Eheha Ni’amoni’ö. Möiga mangalulu ba wangandrö saohagölö me no örorogö, ö’orifi, ba öbohouniga fa’omasi-Mö andrö. Ma’andrö khö-U, tohugö wa’ebua dödö-U khöma, rorogöga ba ngawalö de’ala, efa’öga ba wanandraigö, rara dödö ba ngawalö gabula dödö, tundreheni fa böi alau ndra’aga. Fatöröga ba zomasi Ndra’ugö irugi gamozua, fa makhamö nahia ba zi so Ya’ugö. Si lö mo’aetufa nisuno ba nifolakhömi Ndra’ugö, awö Zo’aya ya’aga Yesu Keriso ba Eheha Ni’amoni’ö, Yaduhu!" Mudadao Zato

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 234

  1. Faduhu dödöma, Yesu ba li-Mö.
    Öhagaini dödö zamati khö-Mö.
    Fa oroma horö ba si ra’iö.
    Afu ma’ondrasi gahe röfa-Mö.
  2. Ha khö-Mö masöndra, wangefa horö.
    Me no Öhöliga, do fangatulö.
    No Ö’orifiga fa’omasi-Mö.
    Omuso dödöma si lö mamalö.
  3. He So’aya Yesu somasi khöma.
    Böi manö böhöiga ohe dangama.
    Afu lö elungu fasao ndra’aga.
    Ba wanörö lala saekhu khö Nama.
  4. He Yesu böi röiga bongi ma’ökhö.
    Götö wekolima ba gulidanö.
    Lö tötönaföma baero Ndra’ugö.
    Solohe ba naha sohahau dödö.

FOMBASO TAROMALI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIFÖFÖNA)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura Yesaya 44 : 1-8

1 Ba fondrongondrongo sa’ae, ya’ugõ ma’uwu Yakobo, enonigu, ba ya’ugõ Iraono Gizeraëli nituyugu andrõ!
2 Da’õ niwa’õ Yehowa sombõi ya’ugõ, samazõkhi ya’ugõ, i’otarai dalu ninau, sangorifi ya’ugõ, imane: Bõi busi dõdõu, ya’ugõ enonigu ma’uwu Yakobo, ba ya’ugõ banua sadõlõ tõdõ andrõ nituyugu.
3 Ulau sa’ae nidanõ ba zowõkhi tõdõ ba ufatõrõ mbombo ba danõ si no okõlikõli: ulau Gehehagu ba ma’uwumõ, ba howuhowu andrõ khõgu ba madoumõ.
4 Ena’õ molõndru ira ba gotalua ndru’u, ena’õ manõi, si mane bou ba mbewe nidanõ.
5 Imane si samõsa: Khõ Yehowa ndra’odo, ba si samõsa, ba isuno dõi Yakobo, ba samõsa zui, ba isura ba dete dangania: ”Khõ Yehowa”, ba labe’e nõnõnõnõ dõinia Gizeraëli.
6 Da’õ niwa’õ Yehowa, razo Ndraono Gizeraëli andrõ, sangorifi ya’ira, Yehowa ngahõnõ andrõ: Si fõfõna ndra’o ba safuria ndra’o, ba baerogu, ba lõ Lowalangi.
7 Ba ha niha zihede si mane ya’odo, ba yamufarongogõ ba yamufa’ele’õ khõgu! i’otarai me ufataro soi andrõ, si no gõtõgõtõ fa’ara. Ba si lõ’õ na, salua dania, ba ndramu’ombakha’õ!
8 Bõi ata’u ami ba bõi tokea! Hadia, tenga no ara sibai, me u’ombakha’õ khõmi, me ufarongogõ? Ya’ami sa’ae zi so ba mbõrõ khõgu! Hadia, so Lowalangi, baerogu? Lõ gowe (danedane); lõ ni’ilagu!

Si manö daroma Li Lowalangi, da tatema’ö faoma sinunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 20 : 1

FANGANDRÖ FANGEFA HORÖ
Liturgos : Ya’ami ira talifusö, Na taŵa’ö lö horöda, ba talimo ita, ba si duhu lö’ö ba dödöda. Na ta’ombakha’ö horöda, ba lö faröi Ia, ba no satulö Ia, fa I’efa’ö khöda horö andrö, Ihaogö ita, awö wa Iheta fefu zi lö atulö. Andrö da möi ita föna Lowalangi si fao fangidengide’ö ba wangombakha horöda, muzizio zato.
Mangandrö ita, "He Yehowa Lowalangi, si lö ambö fa’abölö, ba si no fahöna fa’omasi. Mafaduhu’ö wa tenga sinangea ndra’aga tanö föna-Mö, me no fahöna horö si no mafalua i’otarai iraono ndra’aga, he ba wehedema, era’era dödöma, awö gamuatama si lö faudu ba daroma Li-Mö. Andrö möiga khö-U ba wangandrö fa’ahakhö dodo-U, ena’ö ö’efa’ö khöma horöma andrö, si no mafalua, irege sohahau tödö ndra’aga wanohugö fekolima ba zi so fönama si faudu ba zomasi Ndra’ugö. Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu!"

Liturgos : Mangandrö ba dödö zamösana föna Lowalangi… (Mangandrö zamösana sambil diiringi musik instrumen)

Liturgos : Hakhösi dödö-U khöma Ama, ba be’e aefa khöma horöma andrö ma’afefu, Yaduhu! “NA UBINI’Ö HORÖGU KHÖ YESU”

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 224 : 1

Liturgos : Utayaigö golalöwamö, si mane lawuo, awö horöu, si mane sau. Tema fuli’ö khö-Gu, me no U’orifi ndra’ugö” (Yesaya 44:22) Lakhömi khö Lowalangi si yawa!

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 450

Liturgos : Dumadao Zato!

FOMBASO TAROMA LI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIBOHOU)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalö moroi ba zura II Timoteo 4 : 1-5

1 Uwa’õ sibai khõu, fõna Lowalangi, ba fõna Keriso Yesu, sanguhuku dania niha sauri, awõ zi no mate, ba wa’ato’elenia, ba ba mbanuania andrõ:
2 Ombakha’õ daroma li, bõi bulõ’õgõ, he baw~a, ba he tenga bawa, otu’õ ira, farou dõdõra, ba feta’u ira, ba ya’a’oi so wa’ebolo dõdõu, awõ wamahaõ,
3 Irugi sa dania baw~a, si tebai lataha wamahaõ si ndruhu andrõ, ba lahõna dania khõra zamahaõ somasi ira, si maoso mbõrõ dalingara,
4 ba la’erogõ zi duhu, lõ lafondrondrongo, ba la’otahõgõ wayafaya andrõ.
5 Ba ya’ugõ andrõ, ba bõi fawuka dõdõu, gofu hadia ia ngawalõ, taha wamakao, halõ halõw~õu, halõw~õ zangombakha turia somuso dõdõ andrõ; fo’ahonoa nibayabayau andrõ.

Ya’ahowu zamondrongo taroma Li Lowalangi ba same’e ba dödö (Luka 11:28)

Jemaat : Yaduhu!

FANGOWULOI FASÖMBATA
Liturgos : Iada’e tebe’e khöda ginötö ba wolohe fasömbatada khö Lowalangi. Ta’osamuzaigö wame’e, he fasömbata si föföna, ba si manö göi zi mendrua awö zi medölu. Ba si oföna ua da tafondrondrongo Li Lowalangi me imane: "Ba da’ö niwa’ögu: Na so zangatalisi tanömö, ba lö oya’oya ibasi, ba na so zi lö alimagö tanömö, ba oya göi ibasi dania. Ba balazi dödö zamösana; böi abu dödö, ba tenga niforege; si no aoha gölö fame’e, da’ö sa zomasi Lowalangi." (II Korindro 9:6-7)
Tafa’ema föna wasömbata khö Lowalangi, ba manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 261

2. Ya’e zumange fasömbata ma be’e soroi ba dödöma.
3. Ya’e zumange fasömbata buala si’otarai Nama.
4. Ya’e zumange fasömbata, boto, noso, ba fa’aurima.
5. Ya’e zumange fasömbata, lö irugi zomasi dödö-U.
6. Ya’e zumange fasömbata, ma’aohasi gölö Zo’aya.

Liturgos : Da tafasao wasömbatada andre föna Lowalangi, musindro ita fefu.
[Koordinator Pelayan mangandrö. Na inötö wama'ema fasömbata Ni'ofulu, aefa wangandrö Koordinator Pelayan, ba ifa'ema Daroma Li Lowalangi Sangai Huhuo Sebua (Pendeta)]

Liturgos : Mudadao Zato!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Da tafa’anö dödöda wamondrongo taroma Li Lowalangi, manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 163

[Pengkhotbah Möi ba Mimbar]

HUHUO SEBUA
Pengkhotbah : Ya irorogö dödömi, awö gera’erami fa’ohahau dödö andrö, khö Lowalangi, sabölö moroi ba gera’era niha fefu, ba khö Keriso Yesu. Mangandrö ita...[Fangadrö Famokai Huhuo Sebua] Amin.

  1. Fombaso Taroma Li Lowalangi moroi ba zura Mataio 28 : 16-20
  2. 16 Ba mõi ba Galilaia nifahaõ andrõ, si felezara, ba hili andrõ, niwa’õ Yesu khõra.
    17 Ba me la’ila ia, ba latuhi danõ; ba so zanufa tõdõ õsa.
    18 Ba i’ondrasi ira Yesu, humede ia khõra, imane: Fefu wa’abõlõ andrõ ba zorugo ba ba guli danõ, ba no mube’e khõgu.
    19 Mi’ae’e, mibali’õ nifahaõ fefu soi, wamayagõ idanõ ya’ira ba dõi Nama ba ba dõi Nono ba ba dõi Geheha ni’amoni’õ;
    20 mifahaõ ira ba wolo’õ fefu hadia ia niwa’õgu khõmi. Ba hiza, fao khõmi ndra’o, ero ma’õkhõ, irugi gamozua gõtõ danõ andrõ.

  3. Famotokhi Taromali Lowalangi
  4. Sinanö ba dödö tehalö moroi ba zura Mataio 28 : 19
  5. Mi’ae’e, mibali’õ nifahaõ fefu soi, wamayagõ idanõ ya’ira ba dõi Nama ba ba dõi Nono ba ba dõi Geheha ni’amoni’õ.

  6. Fangandrö Fondruhö Wamotokhi Taromali

Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 154

TUHO WAMATI
Liturgos : Me no tarongo daroma Li Lowalangi, ba da tafaogö lida wamaduhu’ö famatida ya’ita niha Keriso föna Lowalangi, muzizio ita fefu... endronga lida:

  • Ya’o mamati khö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö, somböi banua si yaẅa awö danö.
  • Ya’o mamati khö Yesu Keriso, So’aya ya’ita, Ono Lowalangi si ha samösa, nitema nina-Nia Maria khö Geheha Ni’amoni’ö, ono nono alawe Ia, no manaögö huku Ia, barö mbawa Fondrio Filato, teforöfa Ia, mate, ba lako’o. No möi Ia ba mbanua niha tou, no maoso Ia moroi ba ngai zimate me no irugi tölu ngaluo. No manahae Ia, möi ba zorugo, dumadao ba gambölö Lowalangi Ama si lö ambö fa’abölö. I’otarai da’ö mangawuli Ia dania ba wanguhuku niha sauri, awö zi no mate.
  • Ya’o mamati khö Geheha Ni’amoni’ö, ba ufati ha sambua mbanua ni’amoni’ö, fefu niha Keriso, fa’awösa niha ni’amoni’ö, ba fangefa horö, ba femaoso mboto zimate, ba fa’auri si lö aetu. Yaduhu!
Liturgos : Mudadao Zato.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Manunö ita moroi ba Mbuku Zinunö No. 138

  1. Taroma-li sifao Eheha, zanga’aro’ö tödögu.
    Ya mofa’auri ba dödögu, afu möi fangabölögu.
    Ba wama’ema turia, si möi fangorifi niha,
    si möi fangorifi niha.
  2. No danedane wamatigu, daroma li-Mö So’aya.
    Ba ha da’ö wangabölögu, ba wangombakha turia.
    Fahowu’ödo,So’aya, wolohe niha khö Nama,
    wolohe niha khö Nama.

FANGANDRÖ SALAHI + FAMATENGE + HOWUHOWU
Pengkhotbah : Sumindro ita fefu, mangandrö ita: (tetohugö) "Ba döi Zo’aya ya’aga Yesu Keriso, si no mamahaö ya’aga ba wangandrö mamane:"

Pengkhotbah + Jemaat :
He Ama khöma si so ba zorugo, ya te’amoni’ö döi-U. Ya tobali banua-U fefu niha, ya itörö zomasi Ndra’ugö, hulö ba zorugo, ya si manö göi ba gulidanö. öma sirugi ma’ökhö be’e khöma ma’ökhö andre. Ba efa’ö khöma horöma, si mane fangefa’öma sala ba zi so sala khöma. Böi ohe ndra’aga ba wanandraigö, efa’öga ba zi lö sökhi. Me ya’ugö zamatörö banua-U, ba sokhö fa’abölö, awö lakhömi, irugi zi lö aetu. Yaduhu.

Pengkhotbah : Mi’angawuli sifao fa’ohahau dödö, yatobali ami sura Keriso, samaduhu’ö Ya’ia ba lala wa’aurimi sero ma’ökhö, ba mitema howuhowu Lowalangi:

  • Ya mufahowu’ö ami Lowalangi, Ya murorogö ami;
  • Ya mufohaga mbawa-Nia khömi, Ya mu’ebua’ö dödö-Nia khömi;
  • Ya mufalemba hörö-Nia khömi, Ya mubè’e wa’ohahau dödö khömi fefu. Yaduhu!
Jemaat : Manunö moroi ba Mbuku Zinunö No. 138 : 4

  1. Ha Ya’ugö dötönafögu, sokubaloi fa’aurigu.
    No faduhu sibai dödögu, Ötenawa wangalagu.
    Fahowu’ö halöwögu, afu mo’ölö mofozu.
    Me enoni-U ndra’o, Yesu.

Pengkhotbah : Ya'ahowu!!!

Jemaat : Ya'ahowu!!!

*** IBADAH SELESAI ***

25 Mei 2026 (Pentakosta Ke-2/Bahasa Indonesia)

Senin, 25 Mei 2026 (Pentakosta 2)

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dalam ibadah perayaan Pentakosta atau perayaan turunnya Roh Kudus. Salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, shalom!

Jemaat : shalom!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 23

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya (Yeh 36: 26,27). HALELUYA!

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
"Ya Tuhan Allah Bapa kami! Terpujilah nama-Mu selama-lamanya sebab Engkau rela menganugerahkan Roh-Mu sendiri sebagai jaminan keselamatan yang Engkau janjikan kepada kami. Engkau telah menganugerahkan Roh-Mu untuk menjadi meterai yang mengesahkan kami sebagai anak-anak-Mu, pewaris kehidupan kekal. Engkau telah menganugerahkan Roh Kudus kepada gereja-Mu untuk menerangi hati orang-orang percaya melihat kebenaran Tuhan Yesus Kristus. Dalam kerendahan hati, kami menyambut Roh-Mu datang dan tinggal di dalam hati kami. Biarlah Roh-Mu mengajar dan memampukan kami menjadi murid-murid Yesus untuk menyatakan kasih dan kebenaran, menghibur dalam kesukaran, dan memberi sukacita yang abadi. Ya Roh Kudus, datanglah dan penuhilah hati umat-Mu! Hidupkanlah dan segarkanlah jiwa kami, di dalam Engkau yang hidup dan memerintah bersama dengan Allah Bapa dan dengan Yesus Kristus, Tuhan kami. AMIN! Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 358

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari 1 Samuel 16 : 1-13

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku."
2 Tetapi Samuel berkata: "Bagaimana mungkin aku pergi? Jika Saul mendengarnya, ia akan membunuh aku." Firman TUHAN: "Bawalah seekor lembu muda dan katakan: Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN.
3 Kemudian undanglah Isai ke upacara pengorbanan itu, lalu Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kauperbuat. Urapilah bagi-Ku orang yang akan Kusebut kepadamu."
4 Samuel berbuat seperti yang difirmankan TUHAN dan tibalah ia di kota Betlehem. Para tua-tua di kota itu datang mendapatkannya dengan gemetar dan berkata: "Adakah kedatanganmu ini membawa selamat?"
5 Jawabnya: "Ya, benar! Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. Kuduskanlah dirimu, dan datanglah dengan daku ke upacara pengorbanan ini." Kemudian ia menguduskan Isai dan anak-anaknya yang laki-laki dan mengundang mereka ke upacara pengorbanan itu.
6 Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: "Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya."
7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."
8 Lalu Isai memanggil Abinadab dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: "Orang inipun tidak dipilih TUHAN."
9 Kemudian Isai menyuruh Syama lewat, tetapi Samuel berkata: "Orang inipun tidak dipilih TUHAN."
10 Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: "Semuanya ini tidak dipilih TUHAN."
11 Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari."
12 Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia."
13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 406:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Allah Bapa, kami mengaku bahwa kami kurang menghayati dan memberlakukan hidup dalam kasih dan kebenaran. Kami mengaku kurang sungguh-sungguh beriman dan berharap pada-Mu. Kami mengaku kurang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan dan sesama. Kami tidak sepenuhnya berupaya mengubah dan membaharui hidup kami dengan kuasa Roh-Mu. Kami mengaku: perilaku hidup kami kadang menjadi batu sandungan dan hambatan bagi orang lain untuk lebih dekat kepada Kristus. Kami mengaku terlalu sibuk mengurus diri sendiri. Kami menciptakan begitu banyak dalih untuk mengelak dari panggilan-Mu untuk memperhatikan orang lain di luar diri dan kelompok kami. Kami sering tidak menaruh perhatian kepada orang-orang yang menderita di negeri ini terutama mereka yang berada di luar gereja kami. Kami tidak mau dan tidak berani menjadi pelopor karya kasih dan karya keadilan di tengah-tengah masyarakat, dan kami jarang mengambil inisiatif untuk membela saudara-saudara Kristus yang lemah dan tersingkirkan. Ya Kristus, kasihanilah dan ampunilah dosa kami dan baharuilah kami kembali dengan kuasa Roh Kudus."

[Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... 1-2 menit]

"Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagi kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya. (Efesus 1:14).. Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Galatia 5 : 16-26

16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
26 dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari Nehemia 9 : 20-31
  2. 20 Dan Engkau memberikan kepada mereka Roh-Mu yang baik untuk mengajar mereka. Juga manna-Mu tidak Kautahan dari mulut mereka dan Engkau memberikan air kepada mereka untuk melepaskan dahaga.
    21 Empat puluh tahun lamanya Engkau memberikan mereka makan di padang gurun. Mereka tidak berkekurangan, pakaian mereka tidak rusak, dan kaki mereka tidak bengkak.
    22 Engkau menyerahkan kepada mereka kerajaan-kerajaan dan bangsa-bangsa dan membagikan itu kepada mereka sebagai daerah perbatasan, sebab mereka duduki tanah dari Sihon, raja negeri Hesbon dan tanah dari Og, raja negeri Basan.
    23 Engkau membuat anak-anak mereka menjadi banyak seperti bintang-bintang di langit dan membawa mereka ke tanah yang Kausuruh kepada nenek moyang mereka untuk dimasuki dan diduduki.
    24 Lalu anak-anak itu memasuki dan menduduki tanah itu dan Engkau menundukkan di hadapan mereka penduduk tanah itu, yakni orang-orang Kanaan, dan menyerahkan orang-orang itu, baik raja-raja mereka, maupun bangsa-bangsa tanah itu, ke tangan mereka, supaya orang-orang itu diperlakukan sekehendak hati mereka.
    25 Mereka merebut kota-kota yang berkubu dan tanah yang subur. Mereka merampas rumah-rumah yang penuh berisi berbagai-bagai barang baik, tempat-tempat air pahatan, kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun dan pohon-pohon buah-buahan dalam jumlah yang sangat banyak. Mereka makan dan menjadi kenyang dan gemuk. Mereka hidup mewah karena kebaikan-Mu yang besar.
    26 Tetapi mereka mendurhaka dan memberontak terhadap-Mu. Mereka membelakangi hukum-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu yang memperingatkan mereka dengan maksud membuat mereka berbalik kepada-Mu. Mereka berbuat nista yang besar.
    27 Lalu Engkau menyerahkan mereka ke tangan lawan-lawan mereka, yang menyesakkan mereka. Dan pada waktu kesusahan mereka berteriak kepada-Mu, lalu Engkau mendengar dari langit dan karena kasih sayang-Mu yang besar Kauberikan kepada mereka orang-orang yang menyelamatkan mereka dari tangan lawan mereka.
    28 Tetapi begitu mereka mendapat keamanan, kembali mereka berbuat jahat di hadapan-Mu. Dan Engkau menyerahkan mereka ke tangan musuh-musuh mereka yang menguasai mereka. Kembali mereka berteriak kepada-Mu, dan Engkau mendengar dari langit, lalu menolong mereka berulang kali, karena kasih sayang-Mu.
    29 Engkau memperingatkan mereka dengan maksud membuat mereka berbalik kepada hukum-Mu. Tetapi mereka bertindak angkuh, mereka tidak patuh kepada perintah-perintah-Mu dan mereka berdosa terhadap peraturan-peraturan-Mu, yang justru memberi hidup kepada orang yang melakukannya. Mereka melintangkan bahu untuk melawan, mereka bersitegang leher dan tidak mau dengar.
    30 Namun bertahun-tahun lamanya Engkau melanjutkan sabar-Mu terhadap mereka. Dengan Roh-Mu Engkau memperingatkan mereka, yakni dengan perantaraan para nabi-Mu, tetapi mereka tidak menghiraukannya, sehingga Engkau menyerahkan mereka ke tangan bangsa-bangsa segala negeri.
    31 Tetapi karena kasih sayang-Mu yang besar Engkau tidak membinasakan mereka sama sekali dan tidak meninggalkan mereka, karena Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang.

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari Galatia 5 : 25
  5. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 231

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 231

Pengkhotbah : shalom!!!

Jemaat : shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

24 Mei 2026 (Pentakosta/Bahasa Indonesia)

Minggu, 24 Mei 2026 (Pentakosta)

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dalam ibadah perayaan Pentakosta atau perayaan turunnya Roh Kudus. Salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, shalom!

Jemaat : shalom!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 2

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya (Yeh 36: 26,27). HALELUYA!

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
"Ya Tuhan Allah Bapa kami! Terpujilah nama-Mu selama-lamanya sebab Engkau rela menganugerahkan Roh-Mu sendiri sebagai jaminan keselamatan yang Engkau janjikan kepada kami. Engkau telah menganugerahkan Roh-Mu untuk menjadi meterai yang mengesahkan kami sebagai anak-anak-Mu, pewaris kehidupan kekal. Engkau telah menganugerahkan Roh Kudus kepada gereja-Mu untuk menerangi hati orang-orang percaya melihat kebenaran Tuhan Yesus Kristus. Dalam kerendahan hati, kami menyambut Roh-Mu datang dan tinggal di dalam hati kami. Biarlah Roh-Mu mengajar dan memampukan kami menjadi murid-murid Yesus untuk menyatakan kasih dan kebenaran, menghibur dalam kesukaran, dan memberi sukacita yang abadi. Ya Roh Kudus, datanglah dan penuhilah hati umat-Mu! Hidupkanlah dan segarkanlah jiwa kami, di dalam Engkau yang hidup dan memerintah bersama dengan Allah Bapa dan dengan Yesus Kristus, Tuhan kami. AMIN! Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 237

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Kejadian 4 : 17-26

17 Kain bersetubuh dengan isterinya dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh; kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.
18 Bagi Henokh lahirlah Irad, dan Irad itu memperanakkan Mehuyael dan Mehuyael memperanakkan Metusael, dan Metusael memperanakkan Lamekh.
19 Lamekh mengambil isteri dua orang; yang satu namanya Ada, yang lain Zila.
20 Ada itu melahirkan Yabal; dialah yang menjadi bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak.
21 Nama adiknya ialah Yubal; dialah yang menjadi bapa semua orang yang memainkan kecapi dan suling.
22 Zila juga melahirkan anak, yakni Tubal-Kain, bapa semua tukang tembaga dan tukang besi. Adik perempuan Tubal-Kain ialah Naama.
23 Berkatalah Lamekh kepada kedua isterinya itu: "Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai isteri-isteri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak;
24 sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat, maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat."
25 Adam bersetubuh pula dengan isterinya, lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set, sebab katanya: "Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya."
26 Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN.


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 406:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Allah Bapa, kami mengaku bahwa kami kurang menghayati dan memberlakukan hidup dalam kasih dan kebenaran. Kami mengaku kurang sungguh-sungguh beriman dan berharap pada-Mu. Kami mengaku kurang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan dan sesama. Kami tidak sepenuhnya berupaya mengubah dan membaharui hidup kami dengan kuasa Roh-Mu. Kami mengaku: perilaku hidup kami kadang menjadi batu sandungan dan hambatan bagi orang lain untuk lebih dekat kepada Kristus. Kami mengaku terlalu sibuk mengurus diri sendiri. Kami menciptakan begitu banyak dalih untuk mengelak dari panggilan-Mu untuk memperhatikan orang lain di luar diri dan kelompok kami. Kami sering tidak menaruh perhatian kepada orang-orang yang menderita di negeri ini terutama mereka yang berada di luar gereja kami. Kami tidak mau dan tidak berani menjadi pelopor karya kasih dan karya keadilan di tengah-tengah masyarakat, dan kami jarang mengambil inisiatif untuk membela saudara-saudara Kristus yang lemah dan tersingkirkan. Ya Kristus, kasihanilah dan ampunilah dosa kami dan baharuilah kami kembali dengan kuasa Roh Kudus."

[Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... 1-2 menit]

"Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagi kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya. (Efesus 1:14).. Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN KISAH TURUNNYA ROH KUDUS
Liturgos : Marilah kita mendengarkan kisah tentang Turunnya Roh Kudus.

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 392 : 1

Pembacaan Kisah Para Rasul 2:1-4

1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 392:2

Pembacaan Kisah Para Rasul 2:5-13

5 Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.
6 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.
7 Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?
8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:
9 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia,
10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,
11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."
12 Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?"
13 Tetapi orang lain menyindir: "Mereka sedang mabuk oleh anggur manis."

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 392:3

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Yohanes 14 : 15-26

15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
18 Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.
19 Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup.
20 Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.
21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
22 Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?"
23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari 1 Korintus 12 : 3-11
  2. 3 Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.
    4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
    5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
    6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
    7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
    8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.
    9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.
    10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.
    11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari 1 Korintus 12 : 4
  5. Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 257

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 257 : 3

Pengkhotbah : shalom!!!

Jemaat : shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

MENU PILIHAN

PENDETA YANG MELAYANI

RADIO KRISTEN INDONESIA

RADIO KASIH RADIO PELITA KASIH RADIO SUARA GRACIA FM

SNK dan KETUA KOMISI PERIODE 2022-2027

JADWAL IBADAH

Pengunjung

Pertanyaan, Kritik & Saran