SELAMAT DATANG, SELAMAT BERIBADAH DI GEREJA BNKP PADANG >>> 1. KEBAKTIAN PAGI JAM 08.00 WIB (BAHASA INDONESIA) - 2. KEBAKTIAN SIANG JAM 10.30 WIB (BAHASA NIAS) - 3. KEBAKTIAN SORE JAM 18.00 WIB (BAHASA INDONESIA) >>> Kebaktian Remaja Jam 13.00 WIB >>> Sekolah Minggu : Pagi Jam 08.00 WIB dan Siang Jam 10.30 WIB
Pdt. Föna'aro Halawa, S.Th
Petugas 6 Agustus 2023 | 08.00 WIB
Pdt. Vivi Yuni Roh Yanti Zega, S.Th
Petugas 6 Agustus 2023 | 10.30 WIB
Petugas 6 Agustus 2023 | 18.00 WIB
Petugas Kebaktian Remaja | 6 Agustus 2023
Kebaktian 6 Agustus 2023 | 08.00 WIB
Kebaktian 6 Agustus 2023 | 08.00 WIB
Pos Pelayanan Famohouni | 6 Agustus 2023
Pos Pelayanan Famohouni | 6 Agustus 2023

6 April 2026 (Bahasa Indonesia)

Senin, 6 April 2026 (Paskah II)

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dalam ibadah Paskah atau kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian. Salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, "Kristus Tuhan, Kristus Sudah Bangkit!"

Jemaat : Benar, Kristus Sudah Bangkit!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 187

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu, tetapi yang benar ialah bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati (I Kor. 15 : 17 dan 20a) HALELUYA!

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
Ya Tuhan Yesus Kristus, Juruslamat dunia. Kami mengucapkan terima kasih kepada-Mu, karena Engkau telah menaklukkan dosa dan maut oleh kematian-Mu di kayu salib. Sungguh kebangkitan-Mu dari maut telah menyinari kuburan kami, dan menjadikan kami manusia yang berpengharapan. Kini kami tidak takut lagi kepada ancaman maut, karena Engkaulah Pemimpin kami yang hidup. Engkau telah melepaskan kami dari kegelapan dan membawa kami ke dalam terang. Engkau telah memerdekakan kami dari tawanan dosa agar kami menjadi anak-anak Allah. Ya Kristus, persatukanlah kami selalu dalam kematian-Mu, kebangkitan dan kehidupan-Mu. Kami berdoa di dalam Tuhan Yesus Kristus yang memerintah bersama dengan Bapa dan dengan Roh Kudus. AMIN! Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 169

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Mazmur 30 : 1-6

1 Mazmur. Nyanyian untuk pentahbisan Bait Suci. Dari Daud.
2 Aku akan memuji Engkau, ya TUHAN, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak memberi musuh-musuhku bersukacita atas aku.
3 TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.
4 TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.
5 Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!
6 Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 406:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Tuhan Yesus Kristus yang telah mati di atas kayu salib di bukit Golgota, dan yang telah bangkit kembali dari antara orang mati, kami percaya bahwa kebangkitan-Mu itu yang memberi jaminan bagi kami untuk bangkit kembali dan mendapatkan hidup yang kekal. Namun, dalam kehidupan nyata kami sering melupakan kuasa kebangkitan-Mu itu dengan jauh dari hadapan-Mu. Kami menganggap bahwa kehidupan kami di dunia ini adalah karena kekuatan dan kemampuan kami bukan karena anugerah-Mu. Ampuni dan perbaharuilah hidup kami dalam menjalani hari-hari yang kami lalui. Kasihanilah kami orang berdosa ini, ya Allah. Janganlah hukum kami setimpal dengan dosa dan pelanggaran kami, namun ingatlah kami dalam kasih setia-Mu dan karena kemurahan-Mu dalam Kristus, yang telah rela menderita dan mati, sekarang telah bangkit demi membawa keselamatan bagi kami setiap umat yang percaya kepada-Mu."

[Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... 1-2 menit]

"Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Beginilah Firman Tuhan: "Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu. Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu." (Yesaya 43:24b-25). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Markus 16 : 9-18

9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
10 Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.
11 Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.
12 Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.
13 Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.
14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari Yesaya 26 : 17-19
  2. 17 Seperti perempuan yang mengandung yang sudah dekat waktunya untuk melahirkan, menggeliat sakit, mengerang karena sakit beranak, demikianlah tadinya keadaan kami di hadapan-Mu, ya TUHAN:
    18 Kami mengandung, kami menggeliat sakit, tetapi seakan-akan kami melahirkan angin: kami tidak dapat mengadakan keselamatan di bumi, dan tiada lahir penduduk dunia.
    19 Ya, TUHAN, orang-orang-Mu yang mati akan hidup pula, mayat-mayat mereka akan bangkit pula. Hai orang-orang yang sudah dikubur di dalam tanah bangkitlah dan bersorak-sorai! Sebab embun TUHAN ialah embun terang, dan bumi akan melahirkan arwah kembali.

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari Mazmur 30 : 4
  5. TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 340

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 340 : 4

Pengkhotbah : shalom!!!

Jemaat : shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

5 April 2026 (Bahasa Indonesia)

Minggu, 5 April 2026 (Paskah I) Kebaktian Subuh

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dalam ibadah Paskah atau kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian. Salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, "Kristus Tuhan, Kristus Sudah Bangkit!"

Jemaat : Benar, Kristus Sudah Bangkit!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 189

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu, tetapi yang benar ialah bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati (I Kor. 15 : 17 dan 20a) HALELUYA!

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
Ya Tuhan Yesus Kristus, Juruslamat dunia. Kami mengucapkan terima kasih kepada-Mu, karena Engkau telah menaklukkan dosa dan maut oleh kematian-Mu di kayu salib. Sungguh kebangkitan-Mu dari maut telah menyinari kuburan kami, dan menjadikan kami manusia yang berpengharapan. Kini kami tidak takut lagi kepada ancaman maut, karena Engkaulah Pemimpin kami yang hidup. Engkau telah melepaskan kami dari kegelapan dan membawa kami ke dalam terang. Engkau telah memerdekakan kami dari tawanan dosa agar kami menjadi anak-anak Allah. Ya Kristus, persatukanlah kami selalu dalam kematian-Mu, kebangkitan dan kehidupan-Mu. Kami berdoa di dalam Tuhan Yesus Kristus yang memerintah bersama dengan Bapa dan dengan Roh Kudus. AMIN! Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 192

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Yesaya 52 : 13-15

13 Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.
14 Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia--begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi--
15 demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar akan mereka pahami.


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 406:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Tuhan Yesus Kristus yang telah mati di atas kayu salib di bukit Golgota, dan yang telah bangkit kembali dari antara orang mati, kami percaya bahwa kebangkitan-Mu itu yang memberi jaminan bagi kami untuk bangkit kembali dan mendapatkan hidup yang kekal. Namun, dalam kehidupan nyata kami sering melupakan kuasa kebangkitan-Mu itu dengan jauh dari hadapan-Mu. Kami menganggap bahwa kehidupan kami di dunia ini adalah karena kekuatan dan kemampuan kami bukan karena anugerah-Mu. Ampuni dan perbaharuilah hidup kami dalam menjalani hari-hari yang kami lalui. Kasihanilah kami orang berdosa ini, ya Allah. Janganlah hukum kami setimpal dengan dosa dan pelanggaran kami, namun ingatlah kami dalam kasih setia-Mu dan karena kemurahan-Mu dalam Kristus, yang telah rela menderita dan mati, sekarang telah bangkit demi membawa keselamatan bagi kami setiap umat yang percaya kepada-Mu."

[Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... 1-2 menit]

"Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : Beginilah Firman Tuhan: "Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu. Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu." (Yesaya 43:24b-25). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN KISAH KEBANGKITAN YESUS
Liturgos : Marilah kita mendengarkan kisah tentang kebangkitan Yesus.

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 188:1

Pembacaan Matius 28:1-4

1 Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.
2 Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya.
3 Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.
4 Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati.

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 188:2

Pembacaan Matius 28:5-8

5 Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
6 Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
7 Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu."
8 Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 188:3

Pembacaan Matius 28:9-10

9 Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
10 Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 188:4

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari Yohanes 20 : 1-10

1 Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
2 Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."
3 Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
4 Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
5 Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
6 Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah,
7 sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
8 Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.
9 Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.
10 Lalu pulanglah kedua murid itu ke rumah.

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari Kisah Para Rasul 2 : 22-32
  2. 22 Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.
    23 Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka.
    24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.
    25 Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
    26 Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram,
    27 sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
    28 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.
    29 Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini.
    30 Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhtanya.
    31 Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan.
    32 Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari KIsah Para Rasul 2 : 32
  5. Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 212

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 212 : 3

Pengkhotbah : Shalom!!!

Jemaat : Shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

5 April 2026 (Bahasa Nias)

Minggu, 5 April 2025 (Paskah I)

[Tedõni dorosi, mõi ndra sohalõwõ bakha ba gosali, ba lahalõ wangahono dõdõ banua niha Keriso ba wangondrasi ba ba wasumangeta khõ Lowalangi]

FANGOWAI BA FOGAONI

FANGOWAI
Liturgos : Ya’ami banua Zo’aya, No oi owulo ita oi faondra ba wa’owuawua dödö, me no maoso Zo’aya ya’ita Yesu Keriso moroi ba ngai zi mate. Andrö, ba döi Yesu ma’owai ami, Ya’ahowu!, no maoso Keriso!

Jemaat : Ya'ahowu! Duhu No Maoso Keriso!

Liturgos : Ya faofao khõmi Lowalangi!

Jemaat : Ya'ahowu! Ya fao khõu Geheha-Nia!

FOGAONI
Liturgos : Da ta’owuawua’õ dõdõda wangondrasi Yehowa, da ta’omusoi’õ dõdõda ba wamalua fasumangeta khõ Lowalangi. Tasuno Ia, manunõ ita moroi ba Mbuku Zinunõ No 114

  1. Onekhe niha Yehuda, ba Ere khöra göi.
    Oi lafotandro lewatö, labè zanarogöi, labè zanarogöi.
  2. Ahöwö ira ba da’ö, ata’u, ba aila.
    Tebai lataha Zo’aya, ifuli maoso sa, ifuli maoso sa.
  3. Sedöna Lowalangida, no tobini khöra.
    Tefolakhömi Zo’aya, ba wemaoso-Nia, ba wemaoso-Nia.
  4. Me lö simate Ia na, tohöna I’ila.
    He lako’o mboto-Nia, ba maoso dania, ba maoso dania.
  5. No möna Yesu So’aya, Fondrege Zalawa.
    Andrö wa auri göi ita, me razoda Ia,me razoda Ia.
  6. Mangawuli zui Zo’aya, ba gafuriata.
    I’ohe danakhö-Nia, ba zi so Ya’ia, ba zi so Ya’ia.
  7. Ba nifofanö ba da’ö, niha si lö sökhi.
    Lö mo’urakha fa’auri, göna fangelifi, göna fangelifi.

FANGA’ARO’Õ WA’OWULO (VOTUM)
Liturgos : Da tahonogõ dõdõda ba wariawõsa, ba ba wa ha sambua khõ Lowalangi, muzizio zato. No owulo ita ba da’e, ba dõi Lowalangi Ama, ba ba dõi Nono-Nia Yesu Keriso, ba ba dõi Geheha Ni’amoni’õ. Fangorifida ha ba dõi Yehowa si no mombõi banua si yaẅa awõ danõ!

Jemaat : Yaduhu!

Liturgos : Ba na lõ mususugi Keriso, ba si lõ boto wamatimi andrõ, ba lõ si tebulõ ami ba horömi; Ba iada’e, ba no mususugi Keriso, moroi ba ngai zi mate. (I Kor. 15 : 17 ba 20a). HALELUYA!

Jemaat : Manunõ

Liturgos : Mangandrõ ita, "He Yesu Keriso So’aya ya’aga, Sangorifi ösi gulidanõ andre. Ma’andrõ saohagõlõ khõ-U me no Õlaŵa wa’abõlõ horõ ba fa’amate ba wemaoso-Mö andrö. Iada’e lõ sa’ae ata’u ndra’aga ba lumö wa’abõlõ wa’amate andrõ, me no maoso Ndra’ugõ ba wangorifi ya’aga. No alõmõ wa’amate andrõ ba wemõna, No Õ’efa’õ ndra’aga ba wa’abõlõ zogõmigõmi ba no Õ’ohe ndra’aga ba haga. No Ö’efa’ö ndra’aga moroi ba wesu horõ, irege tobali ndra’aga ono khö Lowalangi Ama. He Yesu Keriso no Öfaogö ndra’aga ba wa’amate-Mö ba tesusugi göi ndra’aga ba wemaoso-Mö andrö, ma’andrö khö-U böi bulö’ö khöma howuhowu-Mö, me Ya’ugö zamatörö banua si yawa awö danö i’otarai da’e irugi ba zi lö aetu, Yaduhu!"Mudadao Zato

Liturgos : Manunõ ita moroi ba Mbuku Zinunõ No. 112

  1. He no fondrege wa’afökhö, nitaögö Yesu ba röfa.
    Lö tewu’a niwa’ö-Nia, wangomasi’ö Ya’ita.
    Da’ö wa I’andrö khö Nama, “Be’ aefa khöra horöra.
    Me lö aboto ba dödöra, me lö la’ila nilaura.”
  2. Föna wa’aetu noso-Nia Ibe’e mbu’u li-Nia.
    Khö nawö-Nia niforöfa samaduhu’ö Ya’ia.
    Wa fao ira ba Waradaiso, ba nahia si so Ama.
    Manö göi ita na mamati, ba na aro wanötöna.
  3. Fa’amate Yesu So’aya, wa te’efa’ö horöda.
    Ha börö wa’omasi-Nia, wa no te’orifi ita.
    Duhu umbu wa’auri Ia, nibe’e Lowalangida.
    Andrö tafosumange Ia, tafolakhömi döi-Nia.

FOMBASO TAROMALI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIFÕFÕNA)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalõ moroi ba zura II Moze 20 : 1-17

1 Ba iwa’õ daroma li andrõ fefu Yehowa, imane:
2 Ya’odo Yehowa Lowalangiu, si no mangeheta ya’ugõ ba danõ Miserayi andrõ, ba zi no mõi sawuyu ami.
3 Bõi so khõmõ Lowalangi tánõ bõ’õ, baero ndra’o.
4 Bõi fazõkhi khõu nadu, ba he famaedo hadia ia, he si so si yawa ba mbanua, ba he si so si tou ba guli danõ, ba he si so ba nidanõ, barõ danõ.
5 Bõi angalulu khõnia ba bõi fosumange ia, me no Lowalangi solohu ndra’o, ya’odo andre, Yehowa, Lowalangiu, sanguhuku horõ ndra ama ba ndraono ba ba ma’uwu mitou, khõra si fatiu tõdõ khõgu,
6 ba si hakhõsi tõdõ sangomasi’õ ya’o ba solo’õ oroisagu; irugi hõnõ nga’õtõ.
7 Bõi tõtõi dõi Lowalangiu Yehowa ba waya; lõ’õ sa zi lõ ihuku Yehowa zanõtõi tõinia ba waya.
8 Ame’egõ tõdõ luo wolombase andrõ, ba we’amoni’õ ya’ia.
9 Õnõ ngaluo mohalõwõ ndra’ugõ ba õhalõ halõwõu fefu.
10 Ba ero fitu bongi, ba luo wolombase khõ Lowalangiu Yehowa; bõi babaya hadia ia halõwõ ba da’õ, he ya’ugõ, ba he onou matua, ba he onou alawe, ba he sangai halõwõ khõu ira matua ba he sangai halõwõ khõu ira alawe, ba he urifõu, ba he si fatewu khõu ba mbanuami bakha.
11 Õnõ ngaluo sa mege khõ Yehowa, ba wamazõkhi banua si yawa, awõ danõ, awõ nasi, awõ nõsira fefu; ba ba luo si fitu, ba no molombase ia. Andrõ wa no ifahawu’õ luo si fitu andrõ Yehowa, ba no i’amoni’õ.
12 Fosumange namau, awõ ninau, ena’õ anau nosou ba danõ, nibe’e Lowalangiu Yehowa khõu.
13 Bõi ange’e.
14 Bõi ohorõ.
15 Bõi anagõ.
16 Bõi bõbõgõ khõ nawõu zi lõ duhu.
17 Bõi isõ nomo nawõu. Bõi isõ wo’omo nawõu ba he sangai halõwõ khõnia ira matua, ba he sangai halõwõ khõnia ira alawe, ba he õrõbaonia, ba he kudonia, ba he hadia ia, fefu, nibayabaya nawõu.

FANGANDRÕ FANGEFA HORÕ
Liturgos : Ya’ami ira talifusõ, Na taŵa’õ lõ horõda, ba talimo ita, ba si duhu lõ’õ ba dõdõda. Na ta’ombakha’õ horõda, ba lõ farõi Ia, ba no satulõ Ia, fa I’efa’õ khõda horõ andrõ, Ihaogõ ita, awõ wa Iheta fefu zi lõ atulõ. Andrõ da mõi ita fõna Lowalangi si fao fangidengide’õ ba wangombakha horõda, muzizio zato.
Mangandrõ ita, "He Ama, Lowalangima sebua fa’omasi. Masuno ba ma’angaröfili Ndra’ugö Yehowa. Möiga ma’ondrasi Ndra’ugö ba nahia ni’amoni’ö, ya’aga niha si no ra’iö. Mafaduhu’ö wa tenga si nangea ndra’aga tanö föna-Mö, me no fahöna horö si no mafalua, he ba wehedema, era’era dödöma, awö gamuatama si lö faudu ba daroma Li-Mö. No ambö ndra’aga ba wangomasi’ö Ya’ugö soroi dödö. Asese olifu ndra’aga wangandrö saohagölö ba howuhowu-Mö si no matema, ba no arörö ndra’aga ba gisö’isö dödö ba guli danö andre. Si tekiko ndra’aga ba horöma. Andrö ha fa’ahakhö dödö Nama ni’andröma. Bologö dõdõ-U khöma ba be’e aefa khöma horöma, Yaduhu!" Mangandrõ ita, "He So’aya ya’aga Yesu Keriso si mate ba röfa ba hili Gologata, ba si no maoso moroi ba ngai zimate. Faduhu dödöma ba daroma Li-Mö me Õwa’ö: “Ya’odo wemaoso ba fa’auri, samati khõ-Gu, ba auri, heŵa’ae mate ia.” Ba hiza, ba lala wa’aurima sero ma’ökhö asese ma’ositengagö ba ma osilö’ögö Ndra’ugö So’aya, me ma’o’ö nifakhoi dödöma samösa. Bologö dödö-U khöma, ba be’e aefa khöma horöma andrö. Hakhösi dödö-U khöma So’aya, böi tehe tekiko, törötõrõ tödö-U wa’ebua dödö-U awõ wa’ahakhö dödö-U khöma. Böi bulõ’õ ndra’aga moroi ba wa’omasi ba ba wangorifi andrö si no öhönagö ba zamati khö-U."

Mangandrõ ba dõdõ zamõsana fõna Lowalangi.....1 irugi 2 meniti.

Hakhõsi dõdõ-U khõma Ama, ba be’e aefa khõma horõma andrõ ma’afefu. Yaduhu!

Jemaat : Manunõ moroi ba Mbuku Zinunõ No. 224 : 1

Liturgos : Si manõ sa wa’omasi Lowalangi nõsi gulidanõ, no Ibe’e Nono-Nia andrõ, si ha sambua, ena’õ lõ tekiko dozi samati khõ-Nia, ena’õ so khõra wa’auri si lõ aetu. (Yohane 3:16) Lakhõmi khõ Lowalangi si yawa!

Jemaat : Manunõ moroi ba Mbuku Zinunõ No. 450

Liturgos : Dumadao Zato!

FOMBASO WAÕWAÕ WEMAOSO YESU
Liturgos : Da tafondrondrongo waõwaõ wemaoso Zo’aya ya’ita Yesu Keriso. Manunõ ita moroi ba Mbuku Zinunõ No. 113:1

Fombaso Mataio 28:1-4

1 Ba ba zi bongi, me no aefa luo sabato, me arakha moluo luo migu, ba mõi Maria andrõ, banua Magadala, awõ Maria si sambua andrõ, mamaigi lewatõ.
2 Ba hiza ziheu sabõlõbõlõ. No mõi tou mala’ika Zo’aya, moroi ba zorugo, mõi ia mameta gowe andrõ, ba idadaoni.
3 Ba hulõ gari mbanua wamaigira ya’ia, ba barunia, ba no afusi, hulõ mbetua.
4 Ba manizinizi zanaro andrõ, fa’ata’ura ia bo tobali hulõ zi mate ira.


Manunõ ita moroi ba Mbuku Zinunõ No. 113:2

Fombaso Mataio 28:5-8

5 Ba humede mala’ika andrõ, imane ba ndra alawe andrõ: Bõi mi’ata’ufi! u’ila sa, mi’alui Yesu andrõ, niforõfa.
6 Lõ ya’ia ba da’e; noa sa maoso ia, itõrõ niwa’õnia; mi’ae mifaigi naha andrõ, ba zi so ia mege.
7 Ba mita’ita’i, mi’ae miwa’õ khõ ndra nifahaõnia, wa no maoso ia moria ba ngai zi mate, ba hiza, mowaõwaõ ia ba Galilaia, ba da’õ mi’ila ia dania.
8 Hiza, no uwa’õ khõmi. Ba la’aiio’õ ira, larõi lewatõ, ata’u ira, ba omuso sibai dõdõra, fagohi ira, ba wangombakha ba nifahaõnia.


Manunõ ita moroi ba Mbuku Zinunõ No. 113:3

Fombaso Mataio 28:9-10

9 Ba hiza, falukha ira Yesu, ba imane khõra: Ya’ami! Ba la’ondrasi ia, lara’u gahenia, latuhi danõ fõnania.
10 Ba imane khõra Yesu: Bõi mi’ata’ufi, mi’ae miwa’õ ba dalifusõgu, ena’õ mõi ira ba Galilaia, ba ba da’õ la’ilado dania.

FOMBASO TAROMA LI LOWALANGI (AMABU'ULA LI SIBOHOU)
Liturgos : Da tafondrondrongo daroma Li Lowalangi, tehalõ moroi ba zura Luka 24 : 1-12

1 Ba me luo migu, ba mõi ira ba lewatõ, ahulõ sibai, la’ohe zamohua andrõ, ni’asiwaira.
2 Ba la’ila, no mufagaõlõ gowe andrõ, no aheta ba lewatõ.
3 Ba me mõi ira bakha, ba lõ lasõndra mboto Yesu, So’aya.
4 Ba me la’abusi tõdõ da’õ, ba hiza niha, darua, no so ba ngaira, no mobaru safusi, sihaga.
5 Ba me ata’u ira, ba me lafatugu ira, ba lamane khõra: Hadia wa mi’alui zauri ba zi mate?
6 Lõ ya’ia ba da’e, noa sa maoso ia; mitõrõtõrõ tõdõmi niwa’õnia khõmi, me so ia ba Galilaia na,
7 me itõrõ linia Nono Niha andrõ, wa lõ tola lõ tebe’e ia ba danga niha si so horõ, awõ wa niforõfa, ia, awõ wemaosonia, na no irugi tõlu ngaluo.
8 Ba itõrõ tõdõra niwa’õnia andrõ.
9 Ba lafuli ira, larõi lewato, la’ombakha’õ da’õ fefu ba zi felezara andrõ ba ba dánõ bõ’õ fefu.
10 Ira Maria, banua Magadala andrõ, ira, ba Yohane ba Maria, ina Yakobo ba awõra andrõ, la’ombakha’õ da’õ ba zinenge andrõ.
11 Ba ba dõdõra, ba hulõ waya niwa’õra andrõ, ba lõ faduhu dõdõra khõra.
12 Ba maoso Wetero, isawa lewatõ, fagohi, ba ifaõndrõ ia, ba i’ila lembe muko andrõ, no so tou, ha da’õ, ba ifuli ia khõra, ahõlihõli dõdõnia da’õ.

Ya’ahowu zamondrongo taroma Li Lowalangi ba same’e ba dõdõ (Luka 11:28)

Jemaat : Yaduhu!

FANGOWULOI FASÕMBATA
Liturgos : Iada’e tebe’e khõda ginõtõ ba wolohe fasõmbatada khõ Lowalangi. Ta’osamuzaigõ wame’e, he fasõmbata si fõfõna, ba si manõ gõi zi mendrua awõ zi medõlu. Ba si ofõna ua da tafondrondrongo Li Lowalangi me imane: "Ba da’õ niwa’õgu: Na so zangatalisi tanõmõ, ba lõ oya’oya ibasi, ba na so zi lõ alimagõ tanõmõ, ba oya gõi ibasi dania. Ba balazi dõdõ zamõsana; bõi abu dõdõ, ba tenga niforege; si no aoha gõlõ fame’e, da’õ sa zomasi Lowalangi." (II Korindro 9:6-7)
Tafa’ema fõna wasõmbata khõ Lowalangi, ba manunõ ita moroi ba Mbuku Zinunõ No. 261

2. Ya’e zumange fasõmbata ma be’e soroi ba dõdõma.
3. Ya’e zumange fasõmbata buala si’otarai Nama.
4. Ya’e zumange fasõmbata, boto, noso, ba fa’aurima.
5. Ya’e zumange fasõmbata, lõ irugi zomasi dõdõ-U.
6. Ya’e zumange fasõmbata, ma’aohasi gõlõ Zo’aya.

Liturgos : Da tafasao wasõmbatada andre fõna Lowalangi, musindro ita fefu.
[Koordinator Pelayan mangandrõ. Na inõtõ wama'ema fasõmbata Ni'ofulu, aefa wangandrõ Koordinator Pelayan, ba ifa'ema Daroma Li Lowalangi Sangai Huhuo Sebua (Pendeta)]

Liturgos : Mudadao Zato!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Da tafa’anõ dõdõda wamondrongo taroma Li Lowalangi, manunõ ita moroi ba Mbuku Zinunõ No. 163

[Pengkhotbah Mõi ba Mimbar]

HUHUO SEBUA
Pengkhotbah : Ya irorogõ dõdõmi, awõ gera’erami fa’ohahau dõdõ andrõ, khõ Lowalangi, sabõlõ moroi ba gera’era niha fefu, ba khõ Keriso Yesu. Mangandrõ ita...[Fangadrõ Famokai Huhuo Sebua] Amin.

  1. Fombaso Taroma Li Lowalangi moroi ba zura I Korindro 15 : 1-11
  2. 1 Ba lõ ubini’õ khõmi, ya’ami ira talifusõ, duria somuso dõdõ andrõ, ni’ombakha’õgu khõmi, nihalõmi khõmi gõi, ba zaro ami gõi,
    2 ba nisõndrami fangorifi gõi, na mi’o’õ zi mane ni’ombakha’õgu khõmi, na lõ mibõhõli; atö na zayazaya gõlõmi, wa no mamati ami.
    3 Da’õ sa zi a’a nifa’emagu khõmi, nitemagu gõi, wa no mate Keriso, bõrõ horõda andrõ; wa no itõrõ zi so ba zura andrõ;
    4 awõ wa no muko’o ia, awõ wa no mususugi ia, me no irugi tõlu ngaluo, wa no itõrõ zi so ba zura;
    5 awõ wa no i’oroma’õ ia khõ Gefa andrõ, ba aefa da’õ, ba ba zi felendrua.
    6 Aefa da’õ, ba i’oroma’õ ia ba dalifusõ andrõ, si tõra lima ngaotu, i’osamuzaigõ; so sa zi no mate õsa, da’õ, ba ato zauri.
    7 Aefa da’õ, ba i’oroma’õ ia khõ Yakobo andrõ, ba aefa da’õ, ba ba zinenge andrõ fefu.
    8 Ba ba gafuriata sibai, ba no i’oroma’õ ia gõi khõgu, si hulõ zi lõ irugi bawa ba wa’atumbu.
    9 Fondrege zide’ide sa ndra’odo, ba zinenge andrõ, tenga sa si nangea labe’e tõigu zinenge, me no ugohi mbanua Lowalangi andrõ.
    10 Ba bõrõ wa’ebua dõdõ Lowalangi, wa si manõ ndra’odo iada’e, ba tenga sa zayazaya gõlõ wa’ebua dõdõnia ba khõgu andre, tobali sa ebua halõwõ nihalõgu, moroi ba nihalõra fefu, ba tenga sa ya’odo, no fa’ebua dõdõ Lowalangi andrõ, fanolo ya’odo.
    11 Ba he ya’odo, ba he ya’ira andrõ, ba si manõ wangombakha’õma, ba si manõ wamatimi.

  3. Famotokhi Taromali Lowalangi
  4. Sinanõ ba dõdõ tehalõ moroi ba zura I Korindro 15 : 14
  5. Ba na lõ mususugi Keriso, ba no zayazaya gõlõ gõi wangombakha’õma, ba zayazaya gõlõ gõi wamatimi.

  6. Fangandrõ Fondruhõ Wamotokhi Taromali

Jemaat : Manunõ moroi ba Mbuku Zinunõ No. 154

TUHO WAMATI
Liturgos : Me no tarongo daroma Li Lowalangi, ba da tafaogõ lida wamaduhu’õ famatida ya’ita niha Keriso fõna Lowalangi, muzizio ita fefu... endronga lida:

  • Ya’o mamati khõ Lowalangi Ama si lõ ambõ fa’abõlõ, sombõi banua si yaẅa awõ danõ.
  • Ya’o mamati khõ Yesu Keriso, So’aya ya’ita, Ono Lowalangi si ha samõsa, nitema nina-Nia Maria khõ Geheha Ni’amoni’õ, ono nono alawe Ia, no manaõgõ huku Ia, barõ mbawa Fondrio Filato, teforõfa Ia, mate, ba lako’o. No mõi Ia ba mbanua niha tou, no maoso Ia moroi ba ngai zimate me no irugi tõlu ngaluo. No manahae Ia, mõi ba zorugo, dumadao ba gambõlõ Lowalangi Ama si lõ ambõ fa’abõlõ. I’otarai da’õ mangawuli Ia dania ba wanguhuku niha sauri, awõ zi no mate.
  • Ya’o mamati khõ Geheha Ni’amoni’õ, ba ufati ha sambua mbanua ni’amoni’õ, fefu niha Keriso, fa’awõsa niha ni’amoni’õ, ba fangefa horõ, ba femaoso mboto zimate, ba fa’auri si lõ aetu. Yaduhu!
Liturgos : Mudadao Zato.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Manunõ ita moroi ba Mbuku Zinunõ No. 111

  1. Ba wemaoso Yesu Keriso, to’ele khöda lakhömi.
    Duhu a’ozu wangatulö, khö Yehowa Lowalangi.
    Fefu wo’ömöno abu’a, alua zomasi Nama.
    Te’efa’ö ba huku horö, no khö Yesu wa’aurida.
  2. Yesu zindruhu zangefa’ö, same’e khöda femöna.
    Ya dozi oi humuludödö, wangalui fangorifida.
    Me Ya’ia lembalembada, sanga’aro’ö tödöda.
    Sangila mamasao ya’ita, wondrugi naha Yehowa.

FANGANDRÕ SALAHI + FAMATENGE + HOWUHOWU
Pengkhotbah : Sumindro ita fefu, mangandrõ ita: (tetohugõ) "Ba dõi Zo’aya ya’aga Yesu Keriso, si no mamahaõ ya’aga ba wangandrõ mamane:"

Pengkhotbah + Jemaat :
He Ama khõma si so ba zorugo, ya te’amoni’õ dõi-U. Ya tobali banua-U fefu niha, ya itõrõ zomasi Ndra’ugõ, hulõ ba zorugo, ya si manõ gõi ba gulidanõ. Õma sirugi ma’õkhõ be’e khõma ma’õkhõ andre. Ba efa’õ khõma horõma, si mane fangefa’õma sala ba zi so sala khõma. Bõi ohe ndra’aga ba wanandraigõ, efa’õga ba zi lõ sõkhi. Me ya’ugõ zamatõrõ banua-U, ba sokhõ fa’abõlõ, awõ lakhõmi, irugi zi lõ aetu. Yaduhu.

Pengkhotbah : Mi’angawuli sifao fa’ohahau dõdõ, yatobali ami sura Keriso, samaduhu’õ Ya’ia ba lala wa’aurimi sero ma’õkhõ, ba mitema howuhowu Lowalangi:

  • Ya mufahowu’õ ami Lowalangi, Ya murorogõ ami;
  • Ya mufohaga mbawa-Nia khõmi, Ya mu’ebua’õ dõdõ-Nia khõmi;
  • Ya mufalemba hõrõ-Nia khõmi, Ya mubè’e wa’ohahau dõdõ khõmi fefu. Yaduhu!
Jemaat : Manunõ moroi ba Mbuku Zinunõ No. 111 : 3

  1. Yesu zindruhu zangefa’ö, same’e khöda femöna.
    Ya dozi oi humuludödö, wangalui fangorifida.
    Me Ya’ia lembalembada, sanga’aro’ö tödöda.
    Sangila mamasao ya’ita, wondrugi naha Yehowa.

Pengkhotbah : Ya'ahowu!!!

Jemaat : Ya'ahowu!!!

*** IBADAH SELESAI ***

3 April 2026 (Bahasa Indonesia)

Jumat, 3 April 2026 (Jumat Agung)

[Lonceng dibunyikan, para pelayan memasuki ruang ibadah, sementara itu warga jemaat bersaat teduh sebagai persiapan menghadap Allah dalam ibadah]

SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

SALAM
Liturgos : Jemaat yang dikasihi Tuhan, selamat datang dalam ibadah mengenang kematian Tuhan Yesus demi dosa-dosa kita. Salam damai sejahtera bagi saudara-saudara sekalian, shalom !

Jemaat : shalom!

Liturgos : Tuhan Allah beserta saudara-saudara!

Jemaat : RohNya menyertai saudara!

PANGGILAN BERIBADAH
Liturgos : Mari kita beribadah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 160

VOTUM, INTROITUS DAN DOA
Liturgos : Marilah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita dalam persekutuan dengan Tuhan, Jemaat diundang berdiri...

"Kita berhimpun dan bersekutu di sini, di dalam nama Allah Bapa, di dalam nama AnakNya Yesus Kristus, dan di dalam nama Roh Kudus. Pertolongan kita hanya ada di dalam nama Allah yang menciptakan langit dan bumi!"

Jemaat : Amin!

Liturgos : "Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: Yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang yang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat surga, yang tidak seperti imam-imam besar lainnya, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umat-Nya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban." (Ibrani 7: 26, 27) HALELUYA!

Jemaat : Menyanyikan lagu:

Liturgos : Mari Kita Berdoa,
"Bapa kami yang di surga! Engkau memberikan Anak-Mu Yang Tunggal itu memikul semua dosa kami sampai di kayu salib. Ajarlah kami agar sungguh-sungguh menghayati keampunan segala dosa kami karena pengorbanan Anak-Mu Yesus Kristus, Juruslamat kami. Kuatkanlah dan teguhkanlah hati kami untuk hidup dalam kebenaran dan kasih sebagai ungkapan syukur kami atas keampunan dosa kami dan kelepasan kami dari maut, oleh karena Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan memerintah bersama dengan Engkau dan dengan Roh Kudus. AMIN!" Jemaat duduk kembali

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 158

PEMBACAAN ALKITAB I (Perjanjian Lama)
Liturgos : Kita mendengarkan Firman Tuhan, dikutip dari Mazmur 22 : 1-12

1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Rusa di kala fajar. Mazmur Daud.
2 Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
3 Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab, dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang.
4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.
5 Kepada-Mu nenek moyang kami percaya; mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka.
6 Kepada-Mu mereka berseru-seru, dan mereka terluput; kepada-Mu mereka percaya, dan mereka tidak mendapat malu.
7 Tetapi aku ini ulat dan bukan orang, cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak.
8 Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya:
9 "Ia menyerah kepada TUHAN; biarlah Dia yang meluputkannya, biarlah Dia yang melepaskannya! Bukankah Dia berkenan kepadanya?"
10 Ya, Engkau yang mengeluarkan aku dari kandungan; Engkau yang membuat aku aman pada dada ibuku.
11 Kepada-Mu aku diserahkan sejak aku lahir, sejak dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku.
12 Janganlah jauh dari padaku, sebab kesusahan telah dekat, dan tidak ada yang menolong.


Demikianlah Firman Tuhan, kita sambut dengan nyanyian dari Kidung Jemaat No. 168a:1

PENGAKUAN DOSA DAN BERITA PENGAMPUNAN
Liturgos : Saudara-saudara, jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil. Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita. Sebab itu marilah kita dengan penuh kerendahan hati menghadap Tuhan mengaku dosa-dosa kita. Jemaat diundang berdiri...

Kita berdoa, "Ya Allah Bapa kami yang Mahatahu, yang mengetahui segala isi hati dan pikiran serta perilaku kami. Engkau mengasihi kami orang yang hina dan rendah ini. Kami datang ke hadapan-Mu mengaku segala dosa kami. Kami tahu bahwa oleh karena dosa dan pemberontakan kami yang sudah nyata di hadapan-Mu, sehingga Engkau telah mengutus Anak-Mu yang Tunggal itu untuk menanggung segala akibat dosa dan kesalahan yang telah kami perbuat. Sejak lahir kami sudah dibelenggu oleh kuasa dosa. Kami memiliki tabiat melakukan yang jahat dari dalam diri sendiri. Kami memiliki kemampuan dan kecenderungan di hati menyimpang dari jalan Tuhan. Daging dan jiwa kami selalu melekat kepada yang jahat."

[Berdoa dalam hati masing-masing mengaku dosa di hadapan Tuhan... 1-2 menit]

"Kasihanilah kiranya kami ya, Tuhan dan ampunilah seluruhnya dosa-dosa kami, AMIN!"

Jemaat : Menyanyikan lagu Kidung Jemaat No. 42 : 1

Liturgos : "Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya, dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh." (Yesaya 53:5). Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi!

Jemaat : Dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya, AMIN!

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

PEMBACAAN KISAH SENGSARA YESUS
Liturgos : Marilah kita mendengarkan kisah tentang kesengsaraan dan kematian Yesus di atas kayu salib.

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 168c:1

Pembacaan Matius 26: 36-46

36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa."
37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
38 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."
42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
43 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat.
44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.
45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.
46 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 168c:2

Pembacaan Matius 26: 57-67

57 Sesudah mereka menangkap Yesus, mereka membawa-Nya menghadap Kayafas, Imam Besar. Di situ telah berkumpul ahli-ahli Taurat dan tua-tua.
58 Dan Petrus mengikuti Dia dari jauh sampai ke halaman Imam Besar, dan setelah masuk ke dalam, ia duduk di antara pengawal-pengawal untuk melihat kesudahan perkara itu.
59 Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati,
60 tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak saksi dusta. Tetapi akhirnya tampillah dua orang,
61 yang mengatakan: "Orang ini berkata: Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari."
62 Lalu Imam Besar itu berdiri dan berkata kepada-Nya: "Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?"
63 Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak."
64 Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."
65 Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Allah. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya.
66 Bagaimana pendapat kamu?" Mereka menjawab dan berkata: "Ia harus dihukum mati!"
67 Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia,

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 168c:3

Pembacaan Matius 27:31-50

31 Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan.
32 Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.
33 Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak.
34 Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya.
35 Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi.
36 Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia.
37 Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: "Inilah Yesus Raja orang Yahudi."
38 Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya.
39 Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala,
40 mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!"
41 Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata:
42 "Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.
43 Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah."
44 Bahkan penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela-Nya demikian juga.
45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.
46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
47 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia memanggil Elia." 48 Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum.
49 Tetapi orang-orang lain berkata: "Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia."
50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.

Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 168c:4

PEMBACAAN ALKITAB II (Perjanjian Baru)
Liturgos : Kita mendengarkan firman Tuhan, dikutip dari 1 Yohanes 4 : 11-21

11 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.
12 Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.
13 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya.
14 Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia.
15 Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah.
16 Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
17 Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini.
18 Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

Yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan firman Tuhan dan yang memeliharanya (Lukas 11:28)

Jemaat : AMIN!

P E R S E M B A H A N
Liturgos : Sekarang diberi kesempatan kepada jemaat menyerahkan persembahan yang pertama, kedua dan ketiga kepada Tuhan dengan mengingat Firman Tuhan yang mengatakan: "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya. Jangan dengan sedih hati atau dengan paksaan, karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (II Korintus 9 : 7)

Sambil mengumpulkan dan menyerahkan persembahan kepada Tuhan, mari kita bernyanyi dari Kidung Keesaan No. 386

Liturgos : Marilah kita menyerahkan persembahan kita kepada Tuhan, Jemaat diundang berdiri!

[Koordinator Pelayan berdoa. Khusus Persembahan Perpuluhan, setelah Koordinator Pelayan berdoa maka disambut dengan Firman Tuhan oleh Pendeta]

Liturgos : Jemaat duduk kembali!

KOOR/VOCAL GROUP

Liturgos : Marilah kita mempersiapkan diri menyambut Firman Tuhan dengan bernyanyi dari Pelengkap Kidung Jemaat No. 15:1, "KUSIAPKAN HATIKU TUHAN"

[Pengkhotbah naik ke mimbar]

K H O T B A H
Pengkhotbah : Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Kita berdoa...[doa pembuka khotbah]

  1. Pembacaan nats Alkitab dari Matius 27 : 45-56
  2. 45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.
    46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
    47 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia memanggil Elia."
    48 Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum.
    49 Tetapi orang-orang lain berkata: "Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia."
    50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
    51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
    52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
    53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.
    54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah."
    55 Dan ada di situ banyak perempuan yang melihat dari jauh, yaitu perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia.
    56 Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus.

  3. Pemberitaan Firman
  4. Ayat hafalan dikutip dari 1 Yohanes 4 : 15
  5. Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah.

  6. Doa penutup khotbah

Pengkhotbah + Jemaat: Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 54 : 4

PENGAKUAN IMAN RASULI
Liturgos : Setelah kita mendengarkan Firman Tuhan, marilah kita bersama-sama mengaku iman kita, serta segala orang Kristen di segala zaman dan tempat, Jemaat diundang berdiri... Hendaklah masing-masing mengaku:

  • Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi.
  • Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  • Aku percaya kepada Roh Kudus; Gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging; dan hidup yang kekal. Amin.

Jemaat dipersilahkan duduk.

WARTA JEMAAT (Klik untuk membuka)

Liturgos : Kita bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 178

DOA SYAFAAT, PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pengkhotbah : Marilah kita menaikkan Doa Syafaat kepada Tuhan. Jemaat diundang berdiri, kita berdoa: ... (Doa Syafaat dan diakhiri dengan...) "... di dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus yang telah mengajar kami berdoa:"

Pengkhotbah + Jemaat : Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya, Amin.

Pengkhotbah : Pulanglah dalam kehidupanmu sehari-hari di dalam damai sejahtera, jadilah saksi Kristus dimanapun saudara berada, dan terimalah berkat Tuhan:

  • TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
  • TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
  • TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. AMIN!

Jemaat : Bernyanyi dari Kidung Jemaat No. 178 : 2

Pengkhotbah : shalom!!!

Jemaat : shalom!!!

*** IBADAH SELESAI ***

MENU PILIHAN

SNK dan KETUA KOMISI PERIODE 2022-2027

GALERI FOTO

JADWAL IBADAH

KOTAK SARAN / SURAT PEMBACA

Nama

Email *

Pesan *

Pengunjung

Pengikut

Galery Foto

advertise here
Pertanyaan, Kritik & Saran